Manfaat Kriteria Dan Cara Membuat Internal Link di Blog

Pernahkah Anda, ketika sedang membaca sebuah artikel di blog menemukan  kata / kalimat yang ditampilkan terlihat berbeda dari seluruh teks yang ada di halaman tersebut ?

Kemudian, ketika Anda mengklik kata / kalimat itu, Anda akan dibawa ke halaman lainnya namun tetap berada di dalam Blog yang sama.

Kata / kalimat yang memiliki rupa seperti itulah yang sering disebut dengan internal link.

Pada umumnya, link yang kita jumpai pada sebuah halaman blog atau website terdiri dari 3 jenis link yaitu internal link, Outbound link (external link), dan Inbound link.

Ketiga jenis link tersebut memiliki pengertian dan penanganan yang berbeda jika dikaitkan dengan peningkatan kinerja Blog Anda, baik itu untuk pengguna maupun untuk Search Engine.

Pada artikel kali ini, saya akan menginformasikan tentang apa itu internal link dan manfaatnya bagi Blog Anda, selamat membaca.

Manfaat dan kriteria internal link blog agar seo friendly

Internal link adalah tautan (link) di dalam sebuah halaman yang menuju ke halaman berbeda lainnya pada domain yang sama.   


Bagaimana bentuk kode html internal link ?


Secara umum bentuk kode html untuk sebuah link tetaplah sama, memiliki format yang berbentuk seperti kode html dibawah berikut,
<a href="http://namablogAnda.blogspot.com/" title="deskripsi teks">Anchor Text</a>

Berikut adalah penjelasan fungsi pada kode sebuah link
  1. <a href="http:// . . . ." = link alamat url yang akan dituju 
  2. title=". . ." > = Deskripsi dari teks yang akan digunakan sebagai link 
  3. Anchor Text = Teks / kata yang akan digunakan sebagai link (dikenal juga sebagai teks jangkar)
Khusus untuk internal link, alamat url tujuannya selalu mengarah ke dalam (internal) ke alamat url pada nama domain yang sama.


Apa tujuan Internal link ?


Tujuan utama dari penggunaan internal link adalah untuk memudahkan mesin pencari saat merayapi, mengindeks semua halaman, dan melihat struktur blog secara keseluruhan.

Struktur blog yang terstruktur dengan rapi akan membuat semua halaman website Anda terindeks dengan mudah di Search Engine sehingga Search Engine mau untuk menempatkan Blog Anda pada peringkat yang lebih baik di SERPS.

Selain itu, internal link bertujuan juga untuk membantu pengunjung menemukan konten terkait sesuai kertertarikan mereka. Memberikan kemudahan saat mereka membutuhkan informasi lebih dalam tanpa perlu merasa kesulitan saat mencarinya di blog Anda  .


Apa fungsi dan manfaat internal link ?


Internal link memiliki fungsi dan manfaat yang sangat baik apabila diterapkan dengan benar di halaman blog yang  sedang kita kelola. Ada 3 manfaat besar yang bisa Anda dapatkan dari penggunaan Internal link didalam halaman blog yaitu :

1. Menambah jumlah Pageviews
Dengan disediakannya internal link pada setiap halaman blog Anda, akan mempermudah pengunjung ketika mereka mencari konten terkait yang disajikan pada halaman yang sedang mereka buka. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan dan menambah jumlah pageviews (halaman yang dilihat pengunjung).

2. Meningkatkan SEO
Internal link yang digunakan untuk berpindah ke halaman lain yang relevan dengan topik halaman tempat internal link itu dipasang (halaman sumber), hasilnya akan meningkatkan SEO halaman tersebut.

Salah satu alasannya adalah Search Engine sangat memprioritaskan halaman yang memiliki tingkat relevansi yang tinggi terhadap topik yang di usung didalam halaman tersebut.  Relevansi yang tinggi didalam konten,  dianggap oleh Search Engine dapat membantu dan memudahkan pengalaman pengguna.

SEO pada halaman akan meningkat ketika  Search Engine melakukan perayapan dan meng- indeks ulang seluruh konten blog Anda kemudian melakukan koreksi pada peringkat di halaman hasil SERPS.

3. Menurunkan Tingkat Bounce Rate
Internal link menjadi salah satu solusi untuk menurunkan tingkat bounce rate yang tinggi. Tingkat bounce rate yang tinggi menandakan konten didalam blog Anda kurang relevan atau tidak disukai oleh pengunjung karena alasan tertentu seperti adanya iklan pop up, isi tidak sesuai, dan lain sebagainya.


Bagaimana cara membuat internal link


Cara membuat internal link di blog Blogspot tidak lah sulit, dan kali ini kita akan mencoba membuat internal link yang berada di dalam halaman postingan blogspot.

Ok,  saat ini saya anggap Anda sudah memiliki artikel / postingan di blog yang akan di pasang internal link. berikut adalah cara membuat internal link di postingan blog.
  1. Cari postingan blog Anda sendiri yang akan di gunakan sebagai link (tautan) tujuan
  2. Buka halaman tersebut, kemudian perhatikan alamat URL yang tertera
  3. Copy alamat URL tersebut dan pastekan kedalam notepad untuk sementara
  4. Sekarang kembali ke postingan Anda.
  5. Carilah kata yang ingin Anda jadikan link
  6. Blok dengan mouse, lalu pilihlah tulisan link pada menu editor postingan yang ada di atas tepat setelah tempat menulis artikel / postingan blog.
  7. Setelah Anda mengklik Link, maka akan muncul popup untuk membuat link pada teks postingan
  8. Pilih Link to web address, lalu copy kembali link yang sudah Anda simpan di notepad dan pastekan tepat pada kotak dibawah tulisan To what URL should this link go?
  9. Tes terlebih dahulu untuk memastikan alamat link tujuan bisa terbuka dan dapat diakses dengan mengklik tulisan Test this link yang berwarna biru.
  10. Pada bagian bawah ada pilihan untuk membuka url link pada jendela browser yang baru atau tetap pada jendela browser yang sama, silahkan centang kotaknya untuk membuka link tautan pada jendela browser yang baru.
  11. Setelah semua sesuai silahkan klik OK untuk menyelesaikan pembuatan link di postingan blog.

Berikut gambar animasi bagaimana cara membuat link pada postingan blog Blogspot.

cara membuat internal link di postingan blog



Kriteria Internal link yang SEO friendly


Internal link ataupun link sejenis yang di pasang dalam halaman blog Anda memiliki kriteria dan aturan yang perlu Anda ikuti supaya link yang dibuat dapat memenuhi tujuan utama dari adanya internal link tersebut. Berikut adalah kriteria yang diperlukan untuk internal link agar SEO friendly
  1. Internal link yang digunakan harus menuju ke halaman lain yang tepat serta memiliki relevansi dan keterikatan topik yang tinggi antara konten di halaman sumber (tempat link itu berada) dengan konten di halaman tujuan.
  2. Internal Link yang digunakan tidak mengarah ke halaman yang tidak ada atau kehalaman lain yang berisi konten ilegal dan dapat membahayakan keamanan pengunjung.
  3. Anchor text yang digunakan untuk link menggunakan teks yang deskriptif dan dapat menjelaskan kepada pengunjung tentang apa isi link yang ada di dalamnya. Hindari menggunakan anchor teks yang tidak deskriptif seperti "klik disini" atau "Click Here !" dan semacamnya.
  4. Kata yang digunakan pada Anchor text menggunakan sinonim kata yang relevan dengan topik yang diusung di halaman tersebut.
  5. Menghindari penggunaan rel='nofollow' dan selalu menggunakan rel='dofollow' karena sifat internal link yang selalu mengarah kedalam (internal)


Contoh elemen blog yang menggunakan Internal link


Berikut adalah beberapa contoh penggunaan internal link yang biasanya digunakan pada elemen di halaman sebuah blog ataupun situs web.
  1. Link pada menu navigasi seperti about us, contact us, privacy policy, sitemap, dll.
  2. Link yang digunakan didalam widget label / kategori.
  3. Link pada breadcrumbs.
  4. Link didalam artikel terkait.
  5. Link yang digunakan pada daftar posting terpopuler, daftar random post, dll.
  6. Link didalam posting blog.


Kesimpulan

Internal link secara garis besar adalah link (tautan) yang saling terkait di halaman - halaman internal blog Anda sendiri dimana link ini bisa Anda gunakan sebagai navigasi bagi pengunjung dan Search Engine dengan tujuan untuk meningkatkan SEO dan pengalaman pengguna yang lebih baik di blog Anda.

Penggunaan internal link yang sesuai, tepat dan terstruktur dapat meningkatkan performa blog Anda secara keseluruhan, baik untuk pengunjung maupun Search Engine.

Demikianlah artikel tentang manfaat dan kriteria internal link yang SEO friendly bagi blog Anda bisa saya sampaikan. Semoga bisa bermanfaat.

Berlangganan Artikel Via Email :

6 comments:

  1. Sangat lengkap dan mudah untuk di pahami trimakasih atas ilmu yang anda bagikan semoga kedepannya web mengelolablog lebih sukses

    ReplyDelete
  2. Saya sering mengunakan trik ini, biar SEO dan mempromosikan artikel lama. Kata-kata klik disini dan semisalnya memang lebih baik dihindari. Tapi sebenarnya juga tidak ada ngaruhnya juga, karena saya masih sering menggunakannya demi mempersikat kata atau kalimat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sejauh ini saya juga melihat tidak terlalu banyak perbedaan antara anchor teks yg menggunakan klik disini dengan yang menggunakan kata-kata yang sesuai tujuan link.

      Cuma berdasarkan logika saya, anchor teks yang sesuai dengan link tujuan lebih mudah buat kita sebagai pembaca mengira-ngira kemana link tujuan tersebut akan di tuju.

      Delete
  3. bwah mantap nih, tapi ngomong" di blog saya suka ada link hidup sendiri di dalam artikel, padahal ga saya utak atik, dan tiba tiba ada sendiri. Itu berdampak negatif/positif ? mohon jawab dong hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya gimana ya mas ? Soalnya yg saya tau link dalam artikel itu kita yg buat sendiri.

      Belum pernah nemu kalau yg bisa aktif sendiri mas.

      Delete

Informasi:
Form komentar ini menggunakan moderasi, setiap komentar yang masuk akan melalui proses pemeriksaan sebelum ditampilkan dalam kolom komentar. Memasang link yang sifatnya promosi di dalam komentar tidak akan di tampilkan. Hanya komentar yang membangun dan sesuai topik artikel saja yang akan saya tampilkan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.