Pembaruan Algoritma Mesin Pencari Google untuk Feature phones - Mengelola Blog

Pembaruan Algoritma Mesin Pencari Google untuk Feature phones

Seperti di beritakan Google webmaster blog dalam artikelnya 30 Nov 2016, kali ini Google kembali melakukan update terbaru pada mesin pencarinya. Secara garis besar, pembaruan yang terjadi kali ini ada pada pola perayapan dan index untuk mobile phone pada konten tipe WAP/WML.

Mungkin Anda masih ingat bahwa konten web disekitaran tahun 2000-2010 khususnya untuk mobile phone banyak di kembangkan kedalam bentuk WAP/WML.

Dengan adanya format situs WAP dan WML, maka mobile phone di era tersebut bisa mengakses internet dengan mudah.

Google update


Seiring dengan perkembangan teknologi khususnya situs web secara global seperti pengembangan desain web responsive, AMP (accelerate mobile pages),HTML5, dan lain sebagainya, perlahan tapi pasti, situs dengan konten-konten yang berteknologikan WAP/WML semakin berkurang dan di tinggalkan.

Seperti apa sih contoh konten web yang menggunakan WAP itu ? Bagi Anda yang pernah menggunakan handphone seperti gambar dibawah ini untuk mengkases internet, maka konten yang disajikan umumnya menggunakan teknologi WAP/WML.

Contoh WAP pada feature-phones


Handphone diatas seperti ini masuk sebagai kategori feature-phones, dimana diketahui bahwa setiap feature-phones rata-rata sudah bisa untuk mengakses internet, merekam gambar, memutar mp3, dll yang sudah mendekati smartphone namun tetap jauh dibawah dan tidak secanggih smartphone sekarang ini


Apa saja pembaruan yang dilakukan


1. Memberhentikan Googlebot feature-phone

Secara resmi, Google memberhentikan agen robot Google feature-phones yang digunakan untuk perayapan bagi mesin pencarinya khusus untuk konten web dengan tipe WAP/WML .

2. Menyediakan "handheld" link anotasi pada penyajian dinamis bagi situs yang menyediakan konten WAP/WML.

Meskipun saat ini rata-rata situs web sudah jarang yang menggunakan WAP/WML untuk menyediakan konten pada pengguna mobile, namun Google tetap menyediakan alat bantu agar web dengan penyajian dinamis untuk feature-phone tetap bisa tampil di halaman pencarian.

Format yang digunakannya  adalah dengan menggunakan link anotasi, dimana metode ini dikatakan  bisa membantu tetap ditampilkannya URL untuk feature-phones selama Google yakin bahwa URL tersebut dibutuhkan dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Berikut contoh format yang dianjurkan:

<link rel="alternate" media="handheld" href="[current page URL]" />

Untuk penjelasan lebih detail, silahkan kunjungi panduan Google tentang konten khusus perangkat serta penyajian dinamis.

3. Google menghilangkan feature-phone tools di search console

Seiring dengan tidak digunakannya feature-phone Googlebot, maka beberapa hal yang berkaitan dengan bot tersebut seperti ekstensi sitemap, opsi Fetch as Google feature-phone, opsi perayapan untuk feature-phone juga sudah tidak digunakan lagi. Namun Gogole tetap menyokong sitemap yang lainnya serta fitur fetch as Google lainnya.


Kesimpulan

Pada dasarnya, bagi kita pengelola blog yang menggunakan desain template blog responsive, perubahan ini tidaklah terlalu berpengaruh mengingat template blog responsive tidak menyajikan konten web / blog dengan penyajian dinamis.

Meskipun begitu, setiap perubahan akan membawa beberapa dampak yang belum bisa dipastikan didepannya, sehingga tetap diperlukan pengelolaan dan pemeriksaan terhadap kesehatan blog kita di search console.

1 comment: