Mengenal Favicon blog dan cara menggantinya

Mengenal Favicon blog dan cara menggantinya

Meskipun letaknya tidak terlalu besar dan kerap terabaikan mata karena posisinya yang berada di tab browser, Favicon cukup ampuh untuk membantu pengunjung mengingat kembali blog tujuan yang pernah ia kunjungi.

Ya, pendapat ini sejalan dengan pengalaman yang saya alami ketika mencari-cari ide tulisan dan blogwalking di blog-blog lainnya.

Ketika membaca artikel di blog lainnya, saya kerap mem-bookmark blog-blog yang bisa menjadi sumber ide dan bahan untuk membuat artikel atau sekedar menjadi pendukung untuk menguatkan isi artikel di blog ini.

Maka tak ayal, kegiatan mem-bookmark halaman web ini menyebabkan isi file bookmark menjadi bejubel dan penuh. Bahkan ada yang sudah lama namun jarang dilihat kembali.

Nah, salah satu cara untuk mengingat mana laman yang memang terkait dan dibutuhkan, maka saya kerap mengingat Faviconnya selain alamat blog dan judul postingannya. Dengan menggunakan salah satu atau gabungan dari ketiganya, maka saya dengan mudah menemukan artikel bookmark yang saya butuhkan.

cara mengganti favoicon blog di blogspot


Apa sih Favicon itu?


Secara garis besar Favicon adalah kependekan dari Favourites Icon, berupa gambar ikon kecil dengan ekstensi file .ico yang memiliki ukuran 16 x 16 piksel. Favicon dapat berupa logo blog, huruf pertama atau gambar generik yang mewakili jenis blog Anda.

Favicon kerap di gunakan pada tab browser, riwayat browser, atau pada file bookmark seperti yang sudah saya sampaikan diatas. Berikut contoh-contoh penggunaan favicon

cara mengganti favoicon blog di blogspot


Mengapa Kita Perlu Menggunakan Favicon?


Disadari atau tidak, Favicon menjadi salah satu bentuk dari cara pemasaran yang berfungsi untuk membantu orang lain mengenali blog anda. Pasalnya Favicon blog yang menjadi bawaan blog-blog blogspot bentuknya selalu sama yaitu huruf "B" berwarna putih dengan background berwarna orange.

Nah, atas dasar tersebut, setidaknya ada empat alasan utama perlunya penggunaan favicon di blog.
  1. Blog menjadi lebih mudah dikenali karena memiliki ciri khusus
  2. Menampilkan Brand dari Blog anda
  3. Menjadi pembeda antara blog anda dengan blog-blog lainnya
  4. Memberikan kesan lebih dapat dipercaya serta lebih profesional.


Bagaimana cara mengganti Favicon di Blogspot?


Untuk mengganti Favicon Blog, kita membutuhkan gambar berbentuk kotak dengan minimal 16 piksel lebar dan 16 piksel tinggi dengan file berekstensi .ico. Besar kapasitas file jangan lebih dari 100kb karena otomatis tidak akan bisa diupload.

Jika kesulitan untuk membuatnya, anda tidak perlu susah-susah untuk membuat file ico tersebut, karena banyak sekali situs-situs penyedia file untuk Favicon Blog ini.

Seperti contohnya pada situs iconarchive.com atau pada www.iconfinder.com. Perhatikan kondisi berikut untuk memilih icon yang ingin digunakan
  1. Gunakan icon yang sifatnya commersial use free, atau bebas digunakan meskipun untuk kegiatan komersil sekalipun, tujuannya untuk mencegah hal-hal terkait copyright.
  2. Ketika menyimpan filenya pilih yang file berkestensi ico untuk mempermudah proses upload.

Cara mengganti Favicon di Blogspot


cara mengganti favicon blog
  1. Masuk ke akun Blogger kalian.
  2. Pilih menu Layout / Tata Letak.
  3. Di halaman Tata Letak, lihat widget Favicon dan klik tulisan edit.
  4. Setelah masuk ke widget tersebut, klik Pilih File untuk mengupload file favicon yang sudah disiapkan.
  5. Setelah proses upload selesai, klik Simpan.
  6. Jika berhasil maka icon akan muncul di address bar blog kalian.

Catatan
Setelah proses ganti favicon, biasanya favicon di browser tidak akan langsung terganti. Tunggu beberapa saat atau lakukan clear cache pada browser. Biasanya tidak sampai 5 menit favicon blog sudah terganti.

Baca juga :


Kesimpulan


Secara garis besar, favicon menjadi simbol identitas blog anda yang bisa digunakan untuk membantu pengunjung saat mengenali dan mengingat kembali blog anda.

Meskipun cara mengganti favicon blog di blogspot terbilang sanga mudah, namun perlu di ingat untuk tidak sering menggonta-gantinya karena dapat memberikan pengalaman yang kurang baik pengunjung blog Anda.

Demikianlah artikel tentang Mengenal Favicon blog dan cara menggantinya bisa saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat
Menggunakan Reading List Blogspot

Menggunakan Reading List Blogspot

Perubahan yang terjadi dalam dunia blogging saat ini terasa begitu cepat.

Masih teringat di benak saya tentang beberapa perubahan yang cukup banyak berdampak pada performa blog seperti desain statis ke responsif, amp project, redirect ke country-specific URL, https di blogspot, https untuk custom domain dan masih banyak lagi...

...hingga info teranyar yang masih hangat saat ini adalah perubahan desain dan riwayat di Search Console yang masih dalam tahap beta dan masih terbatas untuk sebagian user saja.

Informasi-informasi perubahan yang terjadi, ada yang dipublikasikan secara khusus dan adapula yang tidak dipublikasikan. Seperti contohnya pada https untuk custom domain, sampai saat ini saya belum melihat adanya informasi resmi yang dikeluarkan.

Meskipun tidak semua perubahan perlu langsung kita ikuti karena bisa dampaknya yang bisa saja merugikan, tentunya sebagai blogger kita juga perlu tanggap dan mengetahui informasi terkait perubahan yang terjadi.

Ada banyak cara untuk mengetahui update informasi yang terjadi dalam dunia blogging, beberapa diantaranya adalah dengan aktif di forum-forum yang membahas dunia blogging, memfollow akun media sosial situs-situs yang membahas tentang blogging, atau dengan memanfaatkan reading list di dashboard blogspot.

reading list blogspot


Reading List Blogspot


Reading list di blogspot seingat saya dahulu banyak dimanfaatkan untuk memfollow blog dari rekan-rekan sesama blogger. Langkah ini juga bisa kita aplikasikan guna memantau perubahan-perubahan terbaru yang terjadi dalam dunia blogging.

Tujuannya ketika ada posting-posting terbaru, kita bisa langsung menemukan dan membacanya tanpa perlu membuka akun email ataupun mencarinya melalui mesin pencari.

Hal ini sangat memudahkan kita karena informasi tersebut bisa kita baca dan bisa ditemukan saat kita masih berada di dashboard blogspot.

Tentu saja, blog yang kita follow sebaiknya langsung dari sumbernya, seperti contohnya untuk search console kita dapat memfollow blog nya Google di Google Webmaster Central Blog, atau untuk Analytics, kita bisa follow di Google Analytics Blog, dan lain sebagainya.

Dengan begitu, kita bisa dengan mudah untuk mengetahui informasi terbaru apabila terjadi perubahan. Nah bagaimana cara menggunakan reading list ini ?

Cara menggunakan reading list blogspot

  1. Login ke Blogger.
  2. Pada menu sebelah kiri, klik Daftar bacaan (Reading list).
  3. Di kanan atas, klik Edit (ikon bergambar pensil) .
  4. Klik Tambahkan (Add).
  5. Masukkan URL blog yang ingin Anda ikuti.
  6. Klik Berikutnya(Next).
  7. Pilih apakah mengikuti secara publik atau anonim.
  8. Klik Ikuti (Follow).

Nah, setelah Anda melakukan langkah diatas, maka anda dapat melihat post-post terbaru dari blog yang sudah anda ikuti.

Untuk menambahkan daftar blog lainnya, Anda tinggal mengulangi kembali langkah-langkah yang sudah dijelaskan diatas.



Kesimpulan


Memanfaatkan reading list di blogspot bisa menjadi alternatif lain yang bisa anda gunakan selain mengikuti blog yang anda sukai melalui email berlangganan.

Meskipun dengan cara ini anda tidak mendapat notifikasi dan pemberitahuan terkait pos terbaru, namun Anda tetap bisa memantau apabila memang ada informasi dan perubahan terbaru.

Demikianlah artikel cara menggunakan reading list di blogspot bisa saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat :)

#4 Langkah Penting Setelah Terbitkan Artikel

#4 Langkah Penting Setelah Terbitkan Artikel

Hal dasar yang sangat penting untuk dilakukan saat memproduksi artikel di blog guna menyediakan artikel berkualitas, terletak pada proses-proses yang dilakukan. Baik sebelum artikel terbit atau setelah artikel itu terbit.

Ya, setidaknya ada 8 langkah penting yang perlu dilakukan sebelum publish artikel guna memastikan bahwa artikel tersebut siap untuk dilempar ke publik. Pun begitu setelah artikel baru diterbitkan, ada proses-proses yang sebaiknya dilakukan guna memastikan kelayakan artikel.

Kita perlu melakukan evaluasi dan pemeriksaan kembali setelah kita mengklik tombol publish artikel. Meskipun proses-proses ini terkesan sepele, namun tindakan ini dapat menentukan kualitas artikel kita bagi pembaca ataupun untuk search engine.

Apa saja langkah-langkah yang perlu dilakukan ? Berikut adalah 4 langkah yang perlu dilakukan setelah kita mengklik tombol publish artikel.




#1. Review Kelayakan Artikel


Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan setelah Anda mengklik tombol Publish adalah dengan memperhatikan tata letak dan penulisan artikel yang baru diterbitkan.

Review kembali artikel yang baru saja terbit, baca dan perhatikan kembali seluruh tulisan anda dan temukan segala sesuatu yang terasa mengganjal saat dibaca ataupun dilihat mata. Lakukan segera perbaikan-perbaikan yang diperlukan.

Berikut beberapa contoh list pemeriksaan yang diperlukan saat review.

Penggalan kata dalam kalimat dan paragraf

Perhatikan kembali penggalan kata dalam kalimat, penggunaan titik koma dan tanda baca lainnya, usahakan kalimat yang disampaikan jelas dan tepat. Atur paragraf agar tidak terlalu panjang yang dapat berpotensi membosankan saat dibaca.

Letak dan posisi gambar yang ditampilkan

Letak dan posisi gambar cukup berpengaruh terhadap materi posting yang disampaikan.

Seperti contohnya pada artikel tutorial, gambar yang salah penempatannya akan memberikan dampak psikologis yang kurang baik buat pembaca. Hal ini dapat menyebabkan artikel tersebut menjadi tidak kredibel lagi.

Penggunaan Heading dan sub heading pada artikel

Jika menggunakan tambahan heading dan sub heading dalam artikel, pastikan heading dan sub heading terlihat jelas dan berbeda dengan huruf dan font yang anda gunakan dalam artikel.

Penggunaan heading dan sub heading ini cukup ampuh untuk membantu pembaca yang sering melakukan skimming dan scanning, sehingga pastikan hal tersebut dapat terlihat.

Penggunaan list dalam artikel

Jika Anda menggunakan list /bullet list dalam artikel, buat list tersebut seringkas dan sejelas mungkin bagi pembaca anda, baik posisi ataupun makna kata yang digunakan.

Test internal / eksternal link yang sudah dipasang

Periksa kembali tautan yang anda gunakan dalam artikel apakah sudah benar dan dapat di klik ? Apakah benar tautan tersebut menuju pada alamat url yang di inginkan ? Atau malah menuju ke halaman error 404 ?

Link yang tidak benar pemasangannya (tidak dapat diklik /menuju ke halaman 404) dapat mengurangi kualitas artikel baik untuk pembaca ataupun untuk SEO.

Lakukan perbaikan yang diperlukan sesegera mungkin sebelum kunjungan pertama dari pengunjung blog Anda.

Baca juga :



#2. Lakukan Ping ke Search Engine


Setelah review dan perbaikan pada tata letak gambar, penulisan, serta link, sekarang saatnya anda melakukan ping dan submit artikel baru anda ke Search Engine.

Kunjungi link submit artel di search console , kemudian lakukan Ping dan submit url artikel baru melalui search console seperti gambar di bawah ini

Ping dan submit Artikel ke Search Engine

atau Anda dapat melakukannya melalui situs pinger pihak ke-3 seperti Pingomatic, Pingler, Totalping, dan lain-lain

Langkah ini memang tidak wajib namun perlu dilakukan untuk menentukan status dan posisi awal saat artikel terbit.

Tujuan dari ping ini adalah untuk memberitahukan ke Search Engine bahwa ada konten terbaru yang baru terbit di blog Anda.

Catatan : Meskipun tidak dilakukan ping dan submit artikel, Search Engine tetap akan merayapi ulang blog anda namun pada waktu tertentu saja, bisa lama bisa juga cepat.



#3. Share Artikel Baru Ke Media Sosial


Langkah berikutnya adalah lakukan share artikel baru tersebut ke media sosial seperti Facebook, Google Plus, Twitter, Instagram dan platform media sosial lainnya yang anda miliki.

Anda bisa melakukan langkah ini secara manual dengan membagikan artikel ke masing-masing platform atau bisa di set secara otomatis dengan menggunakan situs pihak ke-3 seperti Dlvr.it dan sejenisnya.

Yang jelas, anda perlu mendaftar dulu di situs pihak ke-3 tersebut jika ingin share otomatis.



#4. Cek status indeks artikel


Meskipun artikel baru saja terbit dan di submit ke search engine, untuk blog yang update artikelnya teratur umumnya bisa dengan mudah masuk ke indeks Search Engine, bahkan pada beberapa kejadian bisa kurang dari satu menit, artikel sudah bisa muncul.

Untuk melakukan pengecekannya, saya biasa menggunakan browser berbeda yang sudah di clear cookies. Lakukan pemeriksaan dengan pancarian menggunakan judul artikel pada tab baru yang sudah di private browsing.

Cek status indeks artikel ini sangat berguna untuk memantau perkembangan artikel dari waktu ke waktu.

Sebagai contoh, saat baru terbit , artikel ada di posisi 10 dengan kata kunci A. Di lain waktu, anda ingin memeriksanya kembali dengan kata kunci A tadi, dan ternyata saat ini ada di posisi 15 yang artinya peringkat artikel turun.

Disini Anda bisa mempelajari kembali penyebab turun artikel karena sudah mengetahui posisi awal ketika baru di terbitkan. Sehingga, jika artikel tersebut dirasa potensial bisa mendatangkan banyak pegunjung, maka kita melakukan optimasi pada artikel tersebut.



Kesimpulan


Langkah-langkah diatas merupakan langkah preventif yang cukup baik untuk dilakukan guna merawat dan menjaga perkembangan yang baik bagi blog yang sedang kita kelola. Dengan ke-empat langkah tersebut, minimal beberapa tujuan sudah bisa kita capai diantaranya
  1. Menyediakan artikel berkualitas (dari segi tata letak dan tanda baca) dan fresh untuk pembaca
  2. Mempercepat pengindeks-an mesin pencari
  3. Mempercepat penambahan jumlah pengunjung ke blog
Nah, bagaimana dengan Anda, apakah sudah membiasakan ke empat langkah tersebut setelah menerbitkan artikel ??
Langkah yang sebaiknya dilakukan setelah pindah dari http ke https

Langkah yang sebaiknya dilakukan setelah pindah dari http ke https

Kalau pada minggu lalu kita sudah membahas tentang bagaimana mengaktifkan fitur terbaru yang dikeluarkan Blogspot terkait dengan https di custom domain blogger, maka kali ini saya akan memberikan informasi terkait dengan apa yang perlu dilakukan setelah kita mengaktifkan fitur tersebut.

Ya, mengaktifkan fitur https ini memiliki beberapa resiko yang bisa membuat kita ngga enak tidur akibat traffik blog yang terus meluncur turun alias merosot lebih rendah dari biasanya.

Kondisi ini bisa terjadi karena salah satu pengaturannya adalah me-redirect (mengalihkan) dari http ke https. Jika protokol httpsnya tidak dapat dibuka baik melalui www atau non www maka otomatis semua pengunjung blog tidak bisa masuk dan mengunjungi blog kita.

Kalau kejadiannya cuma sementara, mungkin ngga masalah. Namun kalau terus menerus tanpa kita ketahui dan kita juga mendiamkannya tentu ini tanda ngga baik namanya.

langkah setelah pindah http ke https

Menurut apa yang saya alami, hasil pengalihan dari http ke https yang baik memiliki ciri sebagai berikut :
  1. Blog bisa diakses dari beberapa protokol dan format namun tetap mengarah ke protokol https tanpa mengalami status mixed content.
  2. Status Indeks pada protokol https di Search Console bergerak naik
Dua ciri tersebut menurut saya cukup menjadi patokan untuk mengetahui bahwa perubahan protokol dari http ke https di blog custom domain sudah berjalan dengan lancar.

hasil setelah pindah dari http ke https

Untuk memastikan perubahan yang sudah dilakukan berjalan dengan baik, maka berikut langkah-langkah selanjutnya yang perlu kita lakukan setelah perubahan protokol http ke https



#1. Ganti semua jalur http di template blog menjadi https


Langkah ini penting untuk dilakukan untuk menghindari terjadinya status mixed content di blog. Tau kan maksudnya mixed content ?

Mixed content berarti dihalaman blog anda terdapat dua protokol yaitu http dan https secara bersamaan dalam satu halaman, dan ini dianggap tidak aman sehingga browser biasanya memunculkan status dengan icon bulat ber tanda seru ataupun icon gembok dengan segitiga kuning disampingnya.

contoh mixed content

Untuk mengubah http ke https melalui edit HTML blog silahkan ikuti langkah dibawah berikut
  1. Masuk ke menu edit html template blog
  2. Klik kiri terlebih dahulu dalam kotak yang berisi kode html template blog
  3. Setelah itu klik ctrl + shift + r  pada keyboard secara bersamaan untuk membuka fungsi replace all
  4. Ketik http:// pada kotak replace all lalu enter
  5. Ketik https:// kembali pada kotak with, lalu tekan enter
  6. Simpan template
Catatan:
Pada beberapa kejadian, ada protokol http yang tersembunyi didalam kode javascript dan tidak ikut terubah menjadi https ketika menggunakan cara diatas. Hal ini menyebabkan mixed content tetap ada. Oleh karena itu, sebaiknya lepas terlebih dahulu kode javascript tersebut saat pengeditan.

Setelah isi kode html template yang menggunakan protokol http sudah kita ubah semua ke https, langkah selanjutnya adalah menambahkan properti baru untuk https di search console.



#2. Tambahkan Properti https blog di Search Console


Menambahkan properti https untuk blog yang sama memang diperlukan karena Google menganggap http dengan https berbeda URL meskipun blognya sama (silahkan baca : apa itu pemindahan situs - Google)

Singkatnya, ketika protokol berubah, maka kita perlu mendaftarkan juga alamat url blog yang menggunakan https. Jadinya akan ada 2 properti di Search console untuk 1 blog.

Menambahkan properti https di search console

Untuk menambahkannya, gunakan cara yang sama seperti ketika mendaftarkan blog pertama kali di Search Console, namun kali ini menggunakan https yaitu:
  1. Masuk search console
  2. Klik Tambahkan properti
  3. Pada kotak pilih situs web dan isikan url blog anda dengan protokol https lalu tekan "tambah"



#3. Perbarui sitemap pada robot.txt


Pada saat ini kita sudah menambahkan properti blog dengan protokol https, langkah selanjutnya adalah memeriksa robot.txt
  1. Masuk ke menu perayapan > penguji robot txt
  2. Periksa pada sitemap dalam kotak robot.txtnya apakah sudah https atau masih http
  3. Jika masih http, ganti dengan https lalu tekan tombol kirim
Untuk memeriksanya tunggu setidaknya 1 menit, lalu klik tulisan lihat robot.txt langsung.

Jika masih belum berubah, coba periksa setelan custom robot.txt di dashboard blogger.

Masuk dashboard Blogger
  1. Klik menu Setting
  2. Klik search preference
  3. pilih sub menu Crawler and indexing bagian Custom robots.txt
  4. Jika disable biarkan, namun jika enable klik pada tulisan edit
  5. periksa sitemapnya, jika masih http ganti dengan https
  6. simpan perubahan
Pastikan sitemap pada custom robot.txt di dashboard blogger juga sudah menggunakan settingan https.



#4. Tambahkan peta situs / sitemap untuk protokol https


Setelah robot.txt sudah, lanjut ke langkah selanjutnya. Masih pada menu perayapan
  1. Pilih Peta situs / Sitemap
  2. Klik tambahkan uji peta situs
  3. Ketik sitemap.xml pada kotak yang tersedia
  4. Klik kirim untuk mengirim peta situs.



#5. Lakukan Fetch as Google kembali


Langkah terakhir yang perlu dilakukan setelah melakukan perubahan dari http ke https adalah dengan melakukan fetch as Google. Masih pada menu perayapan
  1. Pilih Fetch as Google
  2. Klik pada ambil dan render
  3. Klik pada tombol minta pengindeksan
  4. Centang pada captcha
  5. Pilih rayapi url ini dan link langsungnya
  6. Kirim
Setelah semua langkah diatas dilakukan, maka kita tinggal menunggu proses pengindeksan ulang blog kita yang sudah berjalur https. Proses ini memakan waktu lebih dari sehari, jadi sebaiknya selalu pantau perubahan pada search console untuk memastikan prosesnya berjalan lancar.


Kesimpulan


Merubah protokol http ke https di blog berarti merubah bentuk URL blog. Hal ini membutuhkan perlakukan yang sama seperti blog baru di search console.

Mulai dari menambahkan properti, memeriksa robot.txt untuk properti yang ditambahkan, mensubmit ulang peta situs hingga meminta pengindeksan kembali untuk properti httpsnya.

Dengan perlakukan yang benar ketika melakukan perpindahan dari http ke https maka kerugian-kerugian setelah memindah protokol bisa dihindari dan blog menjadi lebih aman dimata Google karena sudah menggunakan jalur https. Demikian artikel ini saya sampaikan semoga bisa bermanfaat.

HTTPS untuk Custom Domain Blogger

HTTPS untuk Custom Domain Blogger

Ngeblog itu bukan hanya sekedar nulis artikel lalu posting. Salah satu hal yang mesti bisa dikuasai untuk menjadi blogger adalah pengkodean serta beberapa pengaturan terkait masalah teknis.

Setidaknya  kemampuan teknis ini bisa digunakan untuk mengupdate kondisi-kondisi terkini,  terkait dengan pembaruan program atau pengaturan yang sering terjadi dalam dunia blogger.

Seperti contohnya yang belum lama ini terjadi, dimana telah muncul update dan pembaruan fitur HTTPS di blogger.

Sebagai gambaran, fitur HTTPS ini sebelumnya hanya bisa digunakan untuk blog yang menggunakan akhiran .blogspot.com saja (silahkan baca artikel terkait redirect ke https blogger disini), kini fitur tersebut sudah bisa digunakan untuk blog yang menggunakan custom domain (blog yang akhirannya .com dan sejenisnya).

Tentu saja hal ini sangat menggembirakan bagi setiap blogger yang memang menggunakan custom domain.

Pasalnya, untuk menggunakan fitur HTTPS ini sebelumnya, blog dengan custom domain harus memanfaatkan jasa pihak ke tiga, ada yang berbayar, ada pula yang gratis seperti Cloudflare.

Namun kini, hal tersebut sudah bukan lagi suatu kendala karena Google sendiri melalui blogspotnya sudah menyediakan fitur https tersebut dan bisa digunakan secara gratis (meskipun saat artikel ini dirilis, belum ada pernyataan resmi dari Google sendiri terkait fitur yang dimunculkan tersebut).

FITUR HTTPS UNTUK CUSTOM DOMAIN BLOGSPOT


Cara mengaktifkan fitur HTTPS di Blogger untuk custom domain


Yang pasti, untuk menggunakan fitur ini blog anda sudah berstatus Top Level Domain (TLD). Artinya, blog anda sudah tidak menggunakan akhiran .blogspot.com lagi, melainkan berakhiran hanya .com saja, atau .net saja, atau yang sejenisnya.

Lagipula, fitur ketersediaan HTTPS (HTTPS Availability) tidak akan muncul jika blog anda belum menggunakan custom domain :)

Untuk mengaktifkannya ikuti langkah dibawah berikut

1. Login ke blogspot Anda (sebaiknya masuk melalui https://draft.blogger.com), karena dibeberapa kejadian, mengakses dashboard blog dari https://www.blogger.com menu untuk ketersediaan HTTPS ini juga tidak muncul)
2. Klik menu Settings di sebelah kiri layar
3. Pilih menu Basic lalu perhatikan pada sub menu HTTPS
4. Pada pilihan HTTPS Availability ubah "No" menjadi "Yes" lalu tunggu beberapa saat hingga layar merefresh secara otomatis.

mengaktifkan fitur redirect https untuk custom domain di blogspot

Catatan :
Saat ini blog anda sudah memiliki ketersediaan jalur HTTPS. Untuk beberapa saat (tidak sampai 5 menit saat saya coba), maka blog Anda sudah bisa diakses melalui protokol HTTPS. Ini artinya, pengunjung dari kedua protokol (http dan https) dapat mengakses blog Anda.

Misalnya, ketika pengunjung mengklik link di blog anda yang protokolnya http, maka ia akan masuk ke halaman yang protokolnya http juga, begitu pula dengan yang https. Ketika pengunjung masuk menggunakan protokol https, maka yang terbuka adalah halaman https nya.

Namun, menurut beberapa informasi, hal ini kurang baik dari sisi keamanannya. Oleh karena itu, blogger juga menambahkan fitur untuk Redirect (pengalihannya) yang bisa anda lihat pada menu HTTPS Redirect.

5. Silahkan lanjutkan dengan memindahkan HTTPS Redirect ke posisi Yes dan tunggu hingga layar me-refresh otomatis.

Catatan :
Setelah halaman ter-refresh kembali, maka kedua fitur berada pada posisi YES, baik untuk HTTPS Availability ataupun untuk HTTPS Redirect nya. Namun untuk proses yang kedua ini, waktunya cukup lama (tapi ngga lebih dari 30 menit) Istilahnya disebut masa propagasi / masa peralihan.

Saat kondisi propagasi ini, biasanya blog anda tidak bisa di akses dan akan menampilkan gambar seperti dibawah ini.

saat propagasi http ke https

Setelah masa propagasi selesai, maka blog custom domain anda sudah bisa diakses dengan hanya menggunakan protokol https saja. Ini artinya, ketika pengunjung masuk melalui semua link yang menggunakan protokol http akan langsung dan otomatis dialihkan ke protokol https.

Berikut adalah kondisi perubahan protokol dari http ke https untuk blog custom domain yang sudah saya lakukan di blog ini.

hasil perpindahan http ke https



Kesimpulan


Kehadiran fitur pengalih protokol dari http ke https untuk custom domain di blogspot ini tentunya menjadi kabar yang menggembirakan bagi para penggunanya.

Selain karena sifatnya yang gratis digunakan, cara penggunaannya pun terbilang cukup mudah dan tidak memakan waktu lama.

Tinggal menggeser tombol pengaturan yang sudah disediakan, maka dalam beberapa menit kedepan, protokol blog custom domain anda sudah beralih ke https.

Bagaimana dengan Anda ? sudah beralih ke https ?