Pembaruan Algoritma Mesin Pencari Google untuk Feature phones

Pembaruan Algoritma Mesin Pencari Google untuk Feature phones

Seperti di beritakan Google webmaster blog dalam artikelnya 30 Nov 2016, kali ini Google kembali melakukan update terbaru pada mesin pencarinya.

Secara garis besar, pembaruan yang terjadi kali ini ada pada pola perayapan dan index untuk mobile phone pada konten tipe WAP/WML.

Mungkin Anda masih ingat bahwa konten web disekitaran tahun 2000-2010 khususnya untuk mobile phone banyak di kembangkan kedalam bentuk WAP/WML.

Dengan adanya format situs WAP dan WML, maka mobile phone di era tersebut bisa mengakses internet dengan mudah.

Google update


Seiring dengan perkembangan teknologi khususnya situs web secara global seperti pengembangan desain web responsive, AMP (accelerate mobile pages),HTML5, dan lain sebagainya, perlahan tapi pasti, situs dengan konten-konten yang berteknologikan WAP/WML semakin berkurang dan di tinggalkan.

Seperti apa sih contoh konten web yang menggunakan WAP itu ? Bagi Anda yang pernah menggunakan handphone seperti gambar dibawah ini untuk mengkases internet, maka konten yang disajikan umumnya menggunakan teknologi WAP/WML.

Contoh WAP pada feature-phones


Handphone diatas seperti ini masuk sebagai kategori feature-phones, dimana diketahui bahwa setiap feature-phones rata-rata sudah bisa untuk mengakses internet, merekam gambar, memutar mp3, dll yang sudah mendekati smartphone namun tetap jauh dibawah dan tidak secanggih smartphone sekarang ini


Apa saja pembaruan yang dilakukan


1. Memberhentikan Googlebot feature-phone

Secara resmi, Google memberhentikan agen robot Google feature-phones yang digunakan untuk perayapan bagi mesin pencarinya khusus untuk konten web dengan tipe WAP/WML .

2. Menyediakan "handheld" link anotasi pada penyajian dinamis bagi situs yang menyediakan konten WAP/WML.

Meskipun saat ini rata-rata situs web sudah jarang yang menggunakan WAP/WML untuk menyediakan konten pada pengguna mobile, namun Google tetap menyediakan alat bantu agar web dengan penyajian dinamis untuk feature-phone tetap bisa tampil di halaman pencarian.

Format yang digunakannya  adalah dengan menggunakan link anotasi, dimana metode ini dikatakan  bisa membantu tetap ditampilkannya URL untuk feature-phones selama Google yakin bahwa URL tersebut dibutuhkan dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Berikut contoh format yang dianjurkan:

<link rel="alternate" media="handheld" href="[current page URL]" />

Untuk penjelasan lebih detail, silahkan kunjungi panduan Google tentang konten khusus perangkat serta penyajian dinamis.

3. Google menghilangkan feature-phone tools di search console

Seiring dengan tidak digunakannya feature-phone Googlebot, maka beberapa hal yang berkaitan dengan bot tersebut seperti ekstensi sitemap, opsi Fetch as Google feature-phone, opsi perayapan untuk feature-phone juga sudah tidak digunakan lagi. Namun Gogole tetap menyokong sitemap yang lainnya serta fitur fetch as Google lainnya.


Kesimpulan

Pada dasarnya, bagi kita pengelola blog yang menggunakan desain template blog responsive, perubahan ini tidaklah terlalu berpengaruh mengingat template blog responsive tidak menyajikan konten web / blog dengan penyajian dinamis.

Meskipun begitu, setiap perubahan akan membawa beberapa dampak yang belum bisa dipastikan didepannya, sehingga tetap diperlukan pengelolaan dan pemeriksaan terhadap kesehatan blog kita di search console.
Cara setting custom robots header tags di blog blogspot

Cara setting custom robots header tags di blog blogspot

Dalam upaya untuk meningkatkan SEO serta visibilitas blog di Search Engine, tentu kita harus mengetahui langkah-langkah yang diperlukan agar jumlah kunjungan organik dari Search Engine bisa meningkat.

Saat ini, setiap blog berplatform Blogger sudah dimungkinkan untuk dikustomisasi dan dimodifikasi lebih jauh agar ramah terhadap mesin telusur sehingga bisa memiliki peringkat yang lebih baik.

Salah satu langkah yang cukup baik untuk dilakukan adalah dengan menerapkan pengaturan search preferences (preferensi penelusuran) yang ada didalam menu setting dashboard blog blogspot Anda.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini saya akan mencoba untuk menjelaskan tentang custom robots header tags dan apa yang sebaiknya dilakukan saat mengatur settingan pada custom robots header tags tersebut.

Pemahaman ini saya rasa perlu untuk diketahui mengingat kesalahan pengaturan pada fitur crawler dan indexing (termasuk pengaturan custom robot header tags ini) dapat menyebabkan blog Anda "diabaikan" atau hilang dari indeks mesin pencari.

Hal ini pernah saya alami akibat salah mengatur pada menu search preference yaitu pada bagian robot. txt ketika kompetisi SEO beberapa waktu yang lalu (silahkan baca pada artikel Belajar dari kompetisi SEO khususnya yang saya lakukan pada tangal 12 mei 2016 )

Catatan
Bagi yang belum mengerti disarankan untuk mencari tau dan mendalaminya terlebih dahulu sebelum mengutak-atik bagian ini atau tetap biarkan seperti standar blogger. Karena apabila salah pengaturan maka blog dan atau artikel Anda akan lama terindeksnya atau bahkan tidak terindeks sama sekali.

cara mengatur custom robots header tags
Cara mengatur custom robots header tags


Sekilas tentang tag meta robot dan header http x-robots-tags


Seperti dijelaskan didalam halaman panduan google webmaster, setelah robot crawler melalui file robot.txt untuk menentukan cara situs dirayapi,  ada dua lokasi berikutnya dimana robot bisa mengikuti instruksi tentang bagaimana situs / blog  akan di indeks.

Lokasi pertama ada didalam template bagian <head> (menggunakan tag meta robot) dan yang kedua berada didalam header HTTP (menggunakan x-robots-tag).

Berikut kutipan yang saya ambil dari laman Panduan Google webmaster tentang tag meta dan x-robot-tag

Untuk penggunaan tag meta robot
Tag meta robot memungkinkan Anda menggunakan pendekatan khusus laman yang terperinci untuk mengontrol cara tiap laman diindeks dan ditampilkan kepada pengguna dalam hasil penelusuran. - Google

Sedangkan untuk  penggunaan Header HTTP X-Robots-Tags
X-Robots-Tags dapat digunakan sebagai elemen respons header HTTP untuk URL tertentu. Setiap perintah yang dapat digunakan dalam tag meta robot juga dapat ditentukan sebagai X-Robots-Tag. - Google

Sepengetahuan saya (mohon koreksinya kalau salah),  file http header di blog Blogspot tidak bisa dan dibatasi oleh Google (blogger.com) untuk dimodifikasi / diedit  meskipun modifikasi ini dilakukan oleh user (pemilik blog).

Oleh karena hal tersebut diatas (menurut saya pribadi), serta untuk membantu  setiap pengelola blog blogspot agar blognya semakin ramah dan SEO fiendly terhadap mesin pencari, maka muncul-lah pengaturan Custom Robots Header Tags.


Apa yang diatur dalam Custom Robots Header Tags.


Seperti bisa kita lihat pada dashboard Blogspot pada menu setting >>  search preferences >> crawler & indexing >> custom robots header tags , maka kita akan melihat 3 kategori halaman yang bisa diatur cara mengindeksnya yaitu :
  1. Home page (halaman beranda)
  2. Archive dan Search pages (halaman arsip dan halaman pencarian blog)
  3. Posts dan Pages (halaman posting dan halaman Statis)

Adapun perintah valid yang digunakan untuk mengatur robot crawler dalam mengindeks yang dilakukan melalui tag meta dan HTTP Header adalah sebagai berikut
  • all ; Tidak ada batasan untuk pengindeksan atau penyajian. Catatan: perintah ini adalah nilai default dan tidak berpengaruh jika dicantumkan secara eksplisit.
  • noindex ; Jangan tampilkan laman ini dalam hasil penelusuran dan jangan tampilkan tautan "dalam cache" di hasil penelusuran.
  • nofollow ; Jangan ikuti tautan di laman ini
  • none ; Setara dengan noindex, nofollow
  • noarchive ; Jangan tampilkan tautan "dalam cache" di hasil penelusuran.
  • nosnippet ; Jangan tampilkan cuplikan dalam hasil penelusuran untuk laman ini
  • noodp ; Jangan gunakan metadata dari proyek Direktori Terbuka untuk judul atau cuplikan yang ditampilkan pada laman ini.
  • notranslate ; Jangan menawarkan terjemahan dari laman ini dalam hasil penelusuran.
  • noimageindex ; Jangan lakukan pengindeksan gambar di laman ini.
  • unavailable_after: [RFC-850 date/time] ; Jangan tampilkan laman ini dalam hasil penelusuran setelah tanggal/waktu yang telah ditentukan. Tanggal/waktu harus ditentukan dalam format RFC 850.


Jika kita terapkan instruksi diatas kedalam kategori halaman maka kita bisa melihat contohnya sebagai berikut:

Homepage : all, noodp

Ini berarti pada halaman homepage, robot diberikan kebebasan untuk mengindeks dan menyajikan apapun yang ada dihalaman homepage ini (all), namun robot dilarang menggunakan metadata dari proyek Direktori Terbuka untuk judul atau cuplikan yang ditampilkan pada halaman homepage ini (noodp).

Untuk pengaturan pada tipe halaman yang lainnya saya yakin Anda sudah bisa menyimpulkannya sendiri.


Pengaturan Custom Robots Header Tags


Untuk memulai pengaturan Custom Robots Header Tags silahkan ikuti caranya seperti pada gambar di bawah berikut ini.

Masuk ke pengaturan search preferences
Masuk ke pengaturan search preferences
Pengaturan custom robots header tags
Setting dan pengaturan custom robots header tags
  1. Pilih menu SETTING
  2. Pilih menu SEARCH PREFERENCES
  3. Pada custom robots header tags klik EDIT
  4. Pada pilihan Enable custom robots header tags pilih yes
  5. Berikan tanda centang sesuai dengan gambar berarsir merah
  6. Klik SAVE CHANGES untuk menyimpan perubahan.


Bagaimana memastikan perubahan yang sudah dilakukan ?


Untuk memastikan perubahan yang terjadi maka kita perlu memeriksanya, disini saya menggunakan web tools gratisan yaitu di webconfs.com. Berikut adalah gambar data X-Robot-Tags yang ada di halaman Home Page blog ini

Pengecekan header response cek
Hasil pengaturan custom robot header tags 

Terlihat bahwa hasil pengaturan X-Robot-Tags yang ditampilkan sudah sesuai dengan settingan yang dilakukan pada langkah no 5 diatas pada halaman homepage mengelolablog.com.


Kesimpulan

Pengaturan custom robots header tags di blog blogspot ini menurut saya bertujuan untuk mempermudah robot crawl (googlebot dan lainnya) untuk langsung menuju pada konten yang memang di buka untuk publik serta bermanfaat bagi pengunjung.

Kemudahan robot dalam merayapi dan mengindeks halaman situs/blog mempermudah blog kita cepat tampil dalam indeks mesin pencari sehingga akan mempercepat proses kita dalam mengetahui sejauh mana artikel dan blog berada dalam ranking indeks search engine.

Demikianlah artikel Cara mengatur custom robots header tags di blog blogspot ini bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.
Cara mengatasi daftar isi blog / sitemap yang tidak tampil

Cara mengatasi daftar isi blog / sitemap yang tidak tampil

Daftar isi blog atau yang sering juga dikenal dengan sebutan peta situs / sitemap merupakan salah satu elemen penting yang wajib ada di blog Anda. Selain mempermudah search engine dalam mengindeks blog Anda, daftar isi juga sangat membantu pengunjung untuk menelusuri artikel - artikel lainnya dalam blog Anda.

Hal ini akan menambah kenyamanan dan kemudahan bagi pengunjung, khususnya mereka yang merasa tertarik dan ingin mengeksplorasi lebih jauh apa saja isi konten dalam blog yang Anda kelola.

Namun terkadang, daftar isi blog yang sudah kita siapkan mengalami error dan bahkan tidak tampil sesuai dengan harapan kita yang tentunya bisa membuat kecewa pengunjung.

Sebelum kita jauh membahas bagaimana cara mengatasi daftar isi blog / sitemap yang tidak tampil, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu apa sih daftar isi blog, fungsinya, dan bagaimana ia bekerja ? silahkan simak infonya dibawah ini.

mengatasi daftar isi blog tidak tampil
Mengatasi daftar isi blog tidak tampil

Apa itu Daftar isi Blog / Sitemap ?


Daftar isi blog merupakan halaman blog  yang berisi tentang kumpulan judul artikel-artikel yang sudah Anda publish di Blog Anda. Biasanya, daftar isi blog dibuat pada satu halaman penuh dengan menggunakan fitur Pages (laman) pada dashboard Blogspot Anda.

Fitur pages ini merupakan tipe halaman statis yang dapat Anda gunakan untuk menempatkan informasi penting tentang blog Anda, seperti privacy policy, Term Of Service, About, Contact dan lain lain, termasuk daftar isi blog.

Untuk lebih jelasnya tentang halaman statis, Anda dapat membaca ulasannya pada artikel tentang tipe-tipe halaman di blog Blogspot yang sudah saya terbitkan beberapa waktu lalu.

Daftar isi blog /sitemap bisa dibuat menjadi beberapa macam kategori, namun yang paling umum digunakan adalah daftar isi yang menggunakan kategori berdasarkan label Blog dan daftar isi yang menggunakan kategori berdasarkan bulan (tanggal diterbitkan artikel).

Untuk daftar isi blog yang menggunakan kategori Label blog Anda dapat melihat contohnya pada link Sitemap, sedangkan untuk daftar isi dengan kategori tanggal terbit, Anda bisa melihatnya pada contoh Arsip dibagian footer blog ini.

Pada artikel kali ini saya akan coba untuk membantu mengatasi masalah daftar isi blog  / sitemap  yang tidak muncul dan hanya menampilkan halaman kosong saja.


Memahami Kode Javascript daftar isi blog / sitemap yang ada di halaman blog


Sepanjang yang saya ketahui, untuk membuat daftar isi blog / sitemap di blog blogspot umumnya menggunakan kode javascript yang dipasang dalam halaman statis blog, ditulis pada mode html.

Contoh kode javascript yang biasa digunakan untuk daftar isi blog / sitemap adalah sbb :

<script style="text/javascript" src="https://xxx.com/x-xxx/js/ax-pages/sitemap.js"></script>
<script src="http://yyy.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc"></script>

Jika kita perhatikan kode javascript diatas terdiri dari dua script,
  • kode pertama (teks berwarna biru) adalah kode javascript yang digunakan untuk menampilkan daftar isi blog /sitemap. 
  • kode kedua (teks berwarna merah) adalah kode yang digunakan untuk memanggil umpan situs (feed) blog Anda.


Penyebab umum daftar isi blog / sitemap tidak mau tampil


Masalah yang menjadi penyebab tidak tampilnya daftar isi blog / sitemap (meskipun tidak menutup kemungkinan masalah timbul dari hal lainnya)  umumnya dari kode javascript yang pertama yaitu pada kode

<script style="text/javascript" src="https://xxx.com/x-xxx/js/ax-pages/sitemap.js"></script>

Perhatikan pada kode src="https://xxx.com/x-xxx/js/ax-pages/sitemap.js", kode inilah yang menjadi sumber kode untuk menampilkan dan mengatur tampilan serta bentuk Sitemap. Kode ini mengambil sumber yang diletakkan didalam situs https://xxx.com dengan nama file sitemap.js .

Untuk memastikan apakah kode tersebut bekerja  atau tidak , silahkan Anda coba copy alamat URLnya secara lengkap (contohnya: https://xxx.com/x-xxx/js/ax-pages/sitemap.js ), lalu pastekan kedalam address bar browser Anda dan tekan enter.

Perhatikan 2 kondisi dibawah ini setelah Anda melihat hasilnya.
  1. Jika alamat URL tersebut menampilkan barisan kode Javascript, ini artinya kode tersebut bisa bekerja dan seharusnya tidak ada masalah untuk bisa menampilkan halaman daftar isi blog / sitemap Anda.
  2. Contoh Tampilan Kode javascript untukSitemap
    Alamat URL menampilkan  kode javascript 
  3. Jika alamat URL tersebut menampilkan halaman error 404 , artinya kode tersebut sudah tidak berfungsi dan tidak bisa digunakan untuk menampilkan daftar isi blog /  sitemap. 
  4. Tampilan error 404
    Alamat Url tidak dapat menampilkan kode javascript (error 404)
Oleh karena itu, jika situs dan akun tempat script daftar isi blog ini diletakkan mengalami error atau memberhentikan layanannya, maka setiap pengguna yang menggunakan script tersebut otomatis akan ikut terpengaruh dan juga mengalami error yang sama.

Sebagai contoh yang pernah terjadi, beberapa tahun kebelakang, banyak script sitemap yang di pasang (dihosting) disitus Google code.

Setelah layanan situs Google code diberhentikan, maka secara otomatis, script yang digunakan dari situs Google code juga ikut tidak berfungsi. Efeknya banyak sitemap blog yang mengalami error dan tidak dapat tampil.


Cara mengatasi daftar isi blog / sitemap yang tidak mau tampil


Langkah 1 ;
Cari dan browsing di Google tentang blog-blog yang menyediakan postingan cara membuat daftar isi blog /  sitemap, kemudian pilihlah link blog yang menyediakan kode javascript  dengan alamat URL Sitemap yang masih bisa berfungsi.

Langkah 2 ;
Periksa alamat URL yang disediakan didalam kode javascript sitemap dan lakukan pemeriksaan fungsi kerjanya. Untuk memastikannya Anda bisa melakukannya tes URL seperti pada contoh diatas.

Jika URL kode sitemap tidak bekerja, cari kembali di blog lainnya. Jika berfungsi dan tampil kode javascriptnya secara lengkap, lanjut ke langkah 3.

Langkah 3 ;
  • Login ke blogger.com dan masuklah ke blog yang ingin anda edit halaman daftar isi / sitemapnya 
  • Pilih Pages (halaman) Lalu masuk ke pengeditan halaman, pilih mode html
  • Siapkan dan salin kode berikut kedalam halaman daftar isi blog / sitemap (penulisan tetap di mode html)
<script style="text/javascript">
*** *** *** *** *** *** *** ***
</script>
<script src="http://yyy.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc"></script>
catatan :  ganti yyy.com dengan alamat blog anda

Langkah 4 ;
Setelah Anda menyalin kode pada langkah no 3 diatas, silahkan kembali pada URL sitemap yang berisikan kode javascript tadi.
  • Copy seluruh Kode javascript yang ada dihalaman tersebut ( gunakan CTRL + A lalu CTRL + C ).
  • Lalu kembali ke halaman blog tempat edit sitemap (Langkah no 3)
  • Pastekan seluruh kode javascript (gunakan CTRL + V)  yang sudah Anda copy kedalam kode yang sudah kita siapkan.
  • Ganti tulisan bintang berwarna merah dengan kode javascript tadi, sehingga bentuknya akan menjadi seperti ini
<script style="text/javascript">
Salinan kode javascript yang kita copy paste dari url kode sitemap
</script>
<script src="http://namabloganda.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc"></script>


Langkah 5 ;
Langsung simpan perubahannya (update / save / publish ) dan jangan sekali kali memindah mode dari mode html ke mode compose (melakukan ini bisa membuat kode berubah sehingga sitemap tidak mau bekerja). Periksalah halaman sitemap anda, sudah berfungsi atau belum.

Catatan :
Berdasarkan pengalaman yang saya lalui, pada langkah ini seharusnya halaman daftar isi blog / sitemap sudah bisa bekerja, namun terkadang bisa juga gagal dan masih belum berfungsi.

Jika halaman daftar isi blog / sitemap ini masih belum berfungsi, ada beberapa hal yang  saya ketahui bisa menyebabkan hal tersebut, berikut diantaranya
  • Kemungkinan  kode Javascript untuk sitemap yang di copy tidak cocok atau memang sudah tidak berfungsi.
  • Sengaja atau tidak, Anda memindahkan mode penulisan ke mode compose.
  • Kemungkinan ada kode yang kurang / tertinggal pada saat pemasangan / saat copy paste.


Kesimpulan

Mengatasi daftar isi blog / sitemap yang tidak mau tampil di blog blogspot dengan memasukkan sumber kode javascript untuk sitemap kedalam halaman statis, akan menjaga fungsi sitemap tetap aman dan tidak terpengaruh faktor dari luar.

Dengan begitu tentunya hal ini tidak akan mengganggu kenyamanan pengunjung blog saat menjelajah dan mencari artikel terkait yang dibutuhkan.

Demikianlah artikel Cara mengatasi daftar isi blog / sitemap yang tidak tampil ini bisa saya sampaikan , selamat mencoba dan semoga berhasil.

Cara memback up dan import konten blog di blogger.com

Cara memback up dan import konten blog di blogger.com

Cara mem-back up dan import konten blog di blogspot - Ya, kali ini saya akan memberikan informasi terkait back up dan import konten yang ada di blog berplatform blogspot. Mengapa back up konten penting untuk rutin dilakukan oleh seorang pengelola blog ?

Jawaban singkatnya adalah supaya aman ! Saat ngeblog, sering kali kita tidak menyadari hal - hal yang akan terjadi dan tidak dapat kita hindari.

Secara tidak sengaja, terhapusnya satu atau sebagian besar konten yang sedang kita optimasi, blog di nonaktifkan oleh Google karena melanggar TOS (Term Of Service), atau lebih parahnya, blog kita diretas oleh orang lain.

Kondisi tersebut diatas tentu dapat menimbulkan rasa stress dan malas, bahkan hingga berlanjut pada rasa putus asa dan berhenti dari aktifitas ngeblog tanpa mendapatkan ilmu yang bisa berguna di kemudian hari.

Untuk menjaga supaya apa yang sudah kita buat selama ini tidak hilang begitu saja dengan sia-sia, maka sudah selayaknya, kita sebagai pengelola blog selalu melakukan back up data blog secara rutin, baik itu konten maupun template yang kita gunakan.

Back up sendiri berfungsi untuk menyimpan data - data blog kedalam komputer. Hasilnya, Anda akan mendapatkan data seluruh artikel/postingan, halaman, komentar, bahkan draft sekalipun dari blog yang sudah Anda back up.

Data back up konten ini bisa Anda gunakan untuk berbagai keperluan terkait blog lama Anda, seperti contohnya.
  1. Merestore / mengembalikan isi seluruh konten blog akibat terjadinya kesalahan.
  2. Dapat digunakan saat Anda ingin migrasi platform blog, contohnya dari blogger ke wordpress.
cara back up dan import konten blog blogger.com
Cara Back up dan Import konten blog


#1. Cara mem-back up Konten Blog di Blogger.com

  1. Masuklah kedalam akun Blogger.com masing – masing
  2. Klik Menu Setting > Other.
  3. Pada sub menu Import & back up pilih Back up Content
  4. Kemudian akan muncul pop up baru, klik tombol save to your computer untuk menyimpan file back up konten blog blogspot Anda.
  5. Tunggu hingga proses unduh selesai
  6. Anda akan mendapatkan file back up konten blog dengan format xml.
Silahkan perhatikan gambar animasi dibawah untuk proses back up konten di blog blogspot.

cara memback up konten blog di blogger.com
Gambar animasi cara back up konten blog

File XML yang di unduh sebagai konten cadangan blog tersebut akan berisi konten laman, pos & komentar.

Untuk konten gambar yang ada didalam postingan akan tersedia dalam bentuk link, sehingga bila Anda meng-upload file tersebut maka link tersebut akan menampilkan gambar secara otomatis.

Sedangkan cara untuk meng- import dan mengembalikan konten blog Anda dengan menggunakan file xml unduhan tadi, silahkan ikuti caranya seperti dibawah berikut.


#2. Cara import file back up konten blog di Blogger.com

  1. Masuklah kedalam akun Blogger.com masing – masing
  2. Klik Menu Setting > Other.
  3. Pada sub menu Import & back up pilih Import Content
  4. Kemudian akan muncul pop up baru
  5. Klik dan centanglah pada captcha untuk membuktikan bahwa Anda bukan program / robot
  6. Pada pilihan Automatic publish lebih baik centang dihilangkan untuk menghindari penerbitan artikel secara berantai dan banyak ( bisa dianggap spam oleh Google ).
  7. Setelah itu, klik tombol import from computer.
  8. Pilih file XML yang digunakan untuk back up konten tadi, lalu klik open
  9. Tunggu proses upload hingga selesai
  10. Setelah selesai Anda akan menemukan isi artikel, komentar dan lainnya pada menu post sebagai draft yang siap untuk Anda terbitkan
Silahkan perhatikan gambar animasi dibawah untuk proses import konten di blog blogspot.

Cara mengimport konten blog di blogger.com
gambar animasi cara import konten blog



Kesimpulan

Proses back up sering kali menjadi hal yang sering terlewatkan mengingat hal ini cukup remeh untuk dilakukan. Akan tetapi, suatu saat bisa menjadi penyesalan apabila hal buruk pada blog sudah terjadi.

Sebagai pengelola blog yang ingin semakin maju dan profesional, tentu kita juga perlu untuk bersiap terhadap segala kemungkinan yang terjadi. Memback up konten maupun template blog secara rutin, bisa meminimalkan resiko dari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Demikianlah artikel tentang cara mem-back up dan import konten blog di blogger.com ini saya informasikan, semoga bisa bermanfaat untuk pembaca sekalian.
Rekomendasi menghadapi Mobile First Indexing Google

Rekomendasi menghadapi Mobile First Indexing Google

Seperti dilansir oleh Google webmaster blog pada Jumat 4 November 2016, Mobile First Indexing  menjadi prioritas algoritma Google pencarian saat ini.

Dalam postingannya, Doantam Phan, selaku Product Manager, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan uji coba terhadap perubahan perilaku pengguna internet yang marak beralih ke perangkat selular. Rencananya, perubahan ini akan dilakukan hingga beberapa bulan kedepan.

Dipostingan tersebut juga dijelaskan bahwa algoritma pencarian Google akan mendahulukan versi mobile dari sebuah situs / blog untuk diberikan peringkat, memahami struktur datanya, dan menampilkan snippets (cuplikan kaya) dari halaman-halaman situs tersebut didalam hasil Search Result Pages (SERP).

Selain itu, Doantham Phan juga merilis rekomendasi yang perlu kita ketahui sebagai pengelola situs / blog untuk mengantisipasi dan menghadapi perubahan yang akan berfokus pada Mobile First Indexing  ini. Simak infonya dibawah berikut :

Mobile First Indexing


Rekomendasi yang dianjurkan untuk menghadapi Mobile First Indexing  :


1. Jika konfigurasi situs / blog Anda menggunakan desain responsive atau situs dengan penyajian dinamis, dimana konten utama serta markah situs yang diterapkan sama diantara mobile dan desktop, Anda sebaiknya tidak perlu melakukan perubahan apapun.

2. Jika situs Anda memiliki konfigurasi konten dan markah yang berbeda antara mobile dan desktop, maka sebaiknya Anda melakukan beberapa pemeriksaan dan perubahan jika diperlukan. Adapun beberapa hal tersebut adalah
  • Pastikan struktur data yang disajikan pada versi desktop dan mobile adalah sama. Alangkah baiknya Anda menggunakan Structure Data testing Tools untuk menyeragamkan dan membandingkan hasil output dari markah struktur data antara mobile dan desktop dengan mengetikkan alamat URL dari kedua versi tersebut.
  • Uji dengan robots.txt testing tool untuk memverifikasi situs versi mobile yang sudah Anda gunakan agar dapat diakses oleh Googlebot.
  • Untuk sementara ini, tidak diperlukan perubahan pada Canonical links, Google akan terus menggunakan link yang sudah ada sebagai panduan untuk menampilkan hasil kepada pengguna yang melakukan pencarian baik melalui desktop ataupun perangkat selular.

3. Jika Anda belum memverifikasi situs versi mobile kedalam Google Search Console, sebaiknya segera lakukan verifikasi situs versi mobile yang Anda tersebut.

4. Jika Anda Anda hanya memiliki situs dengan versi desktop saja, perlu Anda perhatikan bahwa situs yang memiliki fungsi yang sempurna pada orientasi desktop, akan lebih baik daripada situs versi mobile namun cacat dan tidak lengkap secara fungsi.

Sebaiknya saat ini Anda segera memulai untuk membangun situs versi mobile dan meluncurkannya saat situs versi mobile tersebut benar-benar siap dan bisa bekerja secara sempurna.

Baca juga :


Kesimpulan

Poin penting yang ingin dituju dari uji coba peralihan Mobile First Indexing ini adalah lebih baiknya pengalaman pengguna saat menggunakan mesin penelusuran Google, tanpa terkecuali bagi pengguna selular ataupun pengguna dengan perangkat desktop.

Langkah perubahan Mobile First Indexing yang dilakukan Google pada algoritmanya saat ini,  sejatinya merupakan tindak lanjut dari rencana yang akan digulirkan pada tanggal 10 Januari 2017 mendatang, yaitu dimana Google akan meluncurkan Mobile Search Result Update.

Informasi ini bisa Anda baca pada artikel Persiapan Blog Menghadapi Google Mobile Search Result Update 2017 yang sudah saya terbitkan beberapa bulan yang lalu.

Didalam postingan tersebut, Anda juga akan menemukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menghadapi dan mengantisipasi segala perubahan algoritma ini.  Yang menjadi pertanyaan pentingnya adalah . . .  Apakah blog Anda sudah siap dengan perubahan ini. . . ?

Demikianlah artikel Rekomendasi menghadapi Mobile First Indexing Google ini bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.
Menciptakan pengalaman pengguna pada perangkat mobile menjadi lebih baik

Menciptakan pengalaman pengguna pada perangkat mobile menjadi lebih baik

Sebuah studi yang dilakukan oleh Google menyebutkan bahwa 74 persen pengguna cenderung lebih ingin kembali kepada blog yang memiliki halaman yang mobile-friendly.

Seiring dengan peningkatan jumlah perangkat seluler dan penggunanya, maka sebagai pengelola blog, memiliki blog yang sesuai untuk seluler (mobile-friendly) telah menjadi bagian penting dalam rangka meningkatkan traffik dan kunjungan.

Meskipun telah menerapkan desain yang mobile-friendly, tak jarang desain tersebut masih memiliki dan menyajikan pengalaman pengguna yang kurang baik bahkan cenderung menyusahkan pengguna.

Hal ini menyebabkan potensi besar untuk mendapatkan kunjungan melimpah yang dimiliki blog tersebut menjadi terabaikan.

Pengalaman pengguna yang didapatkan saat menjelajah dan berinteraksi diblog, dapat menentukan apakah blog tersebut bisa disukai dan akan mendapatkan kunjungan kembali atau ia akan di tinggalkan oleh pengunjung.

Tips membuat pengalaman pengguna yang baik

Sebagai acuan dasar untuk menilai apakah blog mobile-friendly Anda sudah memiliki pengalaman pengguna yang baik, Anda dapat memanfaatkan dua tools gratis yang sudah disediakan oleh Google yaitu :

1. Pagespeed Insight
2. Mobile-friendliness test

acuan nilai pengalaman pengguna

Contoh diatas adalah nilai pengalaman pengguna yang saya cek pada tanggal 24 Oktober 2016 lalu. Nilai 100 menandakan bahwa tampilan blog ini memiliki tampilan dengan nilai pengalaman pengguna yang baik jika dilihat melalui perangkat seluler.

Nilai yang di tampilkan pada kolom mobile friendliness dan pengalaman pengguna di tools ini bisa Anda gunakan sebagai acuan saat Anda memperbaiki desain dan layout, agar potensi blog dalam meningkatkan jumlah kunjungan tidak terhalang karena pengalaman pengguna yang buruk.

Semakin rendah nilainya, maka sudah saatnya Anda mengevaluasi tampilan untuk seluler pada blog Anda dan segera memperbaikinya.

Berikut beberapa tips yang perlu Anda perhatikan saat memperbaiki dan membuat desain template untuk perangkat mobile agar didapatkan pengalaman pengguna yang lebih baik lagi.


1. Atur ukuran lebar layar, area pandang, dan konten dengan benar


Poin pertama untuk menciptakan desain mobile dengan pengalaman pengguna yang baik adalah pengaturan ukuran lebar layar dan area pandang yang benar untuk masing - masing ukuran layar perangkat.

Area pandang mengontrol bagaimana sebuah laman web / blog akan ditampilkan di layar perangkat seluler. Tujuannya adalah agar browser bisa mendeteksi area pandang dengan benar sesuai dengan lebar layar yang disematkan pada perangkat seluler yang digunakan.

Untuk memfasilitasi perubahan tersebut biasanya digunakan tag meta seperti dibawah berikut yang diletakkan didalam <head>  pada template blog.

<meta name=viewport content="width=device-width, initial-scale=1">

Tanpa adanya tag meta untuk area pandang ini, perangkat seluler akan merender halaman dengan lebar layar desktop biasa (yang tentunya akan diskalakan agar pas dengan layarnya).

Ini berarti, blog Anda akan ditampilkan secara penuh dan sama persis dengan tampilan desktop/PC di dalam layar seluler.

Bisa Anda bayangkan betapa sulitnya untuk membaca tulisan yang ada dalam halaman tersebut.

Menyetel area pandang akan memberikan kontrol atas lebar halaman dan penskalaan yang tepat pada berbagai ukuran layar perangkat, hal ini akan membuat pengguna menjadi lebih mudah untuk membaca dan mengakses konten dalam halaman yang sedang di buka.


2. Buatlah target ketuk lebih besar agar mudah di tekan


Poin berikutnya yang perlu Anda perhatikan untuk menciptakan desain mobile dengan pengalaman pengguna yang lebih baik adalah dimensi dan ukuran target ketuk pada layar, baik itu teks, tombol, logo, ikon, dan lainnya yang digunakan sebagai link/tautan.

Seperti dilansir oleh developers google.com dalam blognya, ukuran bantalan jari-jari orang dewasa yang digunakan untuk men-tap layar sentuh rata-rata memiliki lebar sekitar 10 mm.

Tautan, tombol, menu navigasi yang disusun terlalu kecil dan rapat dapat menyebabkan kesalahan yang tidak disengaja yang bisa dilakukan oleh pengguna.

Oleh karena itu maka diperlukan jarak dan ukuran yang cukup pada setiap tautan agar pengguna tidak menjadi kesal dan jengkel karena tidak sengaja salah menekan tautan lain disekitarnya.

Jika kesalahan ini dibiarkan terus terjadi, maka secara langsung akan memberikan pengalaman pengguna yang semakin buruk sehingga pengguna cenderung lebih memilih untuk meninggalkan blog Anda.

Google sendiri menyarankan nilai ideal dalam membuat target ketuk layar minimal memiliki dimensi lebar / tinggi sekitar 48 piksel CSS atau sebesar 7 mm, dengan jarak spasi antar target ketuk sekitar 5 mm ( 32 piksel CSS ).

Penggunaan target ketuk sebesar 7 mm dengan spasi sekitar 5 mm, diharapkan dapat mengurangi salah yang tidak disengaja sehingga bisa meningkatkan pengalaman pengguna yang lebih baik pada laman perangkat seluler.


3. Gunakan font dengan ukuran dan bentuk yang mudah di baca di layar seluler


Agar blog kita yang sudah mobile friendly ini bisa memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik lagi, maka kita perlu menyesuaikan ukuran huruf yang digunakan dalam desain tersebut.

Untuk mobile friendly, 12px adalah ukuran minimal huruf yang baik untuk digunakan, namun Anda bisa memperbesarnya sesuai dengan kebutuhan. Sedangkan untuk spasi vertikal antar-karakter huruf, Anda bisa menerapkan ukuran minimal sebesar 1.2 em.

Prinsip dasarnya adalah semakin mudah huruf tersebut di baca pada layar smartphone yang kecil maka akan semakin baik.

Gunakanlah tipe huruf yang bersih dan jelas sehingga mudah dibaca, contohnya adalah huruf - huruf berjenis Sans-serif, Arial, Helvetica, Verdana, dan Tahoma.


4. Hindari penggunaan mouse-over pada desain


Pada layar desktop/PC, mouse-over menjadi salah satu cara yang menarik untuk menampilkan isi menu atau sesuatu yang tersembunyi di balik sebuah elemen pada template.

Ketika tanda panah mouse dilayar PC di arahkan ke sebuah elemen blog (menu ,tombol,tautan, dll), secara otomatis akan terjadi perubahan baik bentuk maupun warna pada elemen yang menerapkan mouse-over.

Akan tetapi, mouse-over ini selalu membutuhkan mouse sebagai perantaranya, sedangkan pada layar sentuh seperti tablet atau smartphone, jari pengguna tidak bisa melayang-layang seperti mouse.

Untuk menggantikannya, maka gunakanlah tombol yang bisa ditekan oleh pengguna untuk membuka isi menu lebih dalam yang terdapat didalam tombol tersebut.

Oleh karena itu, menghindari penggunaan mouse-over adalah langkah terbaik yang bisa Anda terapkan pada desain mobile agar pengalaman pengguna menjadi lebih baik lagi.


5. Jangan gunakan pop-ups maupun interstitial


Masalah terbesar dari pop-ups dan interstitial ini adalah kemunculannya yang datang secara tiba-tiba dan tanpa seijin (keinginan) dari pengguna.

Selain itu, dimensi dari pop-ups dan interstitial lazimnya selalu memenuhi layar pengguna sehingga menutupi seluruh konten pada halaman, baik layar ukuran desktop maupun layar ukuran seluler.

Kondisi ini merupakan bentuk pengalaman yang buruk bagi pengguna karena ruang layar di perangkat seluler sangat terbatas. Banyak kejadian, interstitial dan pop-ups yang menutupi konten halaman tersebut, sering kali sulit untuk ditutup oleh pengguna.


6. Gunakan bahasa yang jelas dan deskriptif pada setiap tombol yang berisi tautan.


Selain bentuk dan jenis huruf yang mudah untuk dibaca, penggunaan bahasa yang jelas dan deskriptif (menjelaskan) pada setiap tautan ataupun tombol, juga berperan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang lebi baik lagi.

Hindari menggunakan bahasa pada menu navigasi / tombol tautan yang menyebabkan pengguna menjadi bingung dan ragu-ragu saat ingin melanjutkan penjelajahan di blog Anda.


Kesimpulan

Penting untuk di perhatikan bahwa desain mobile pada blog Anda harus bisa menyediakan pengalaman yang baik kepada pengguna kapan saja dan di mana saja mereka membutuhkannya.

Pengguna dapat dengan mudah untuk membedakan laman yang biasa dilihat dari yang belum pernah dilihat berdasarkan cara konsisten yang Anda gunakan dalam mengatur dan menampilkan informasi di blog Anda.

Menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik pada desain template untuk mobile akan memberikan efek yang juga baik untuk menjaga dan meningkatkan jumlah traffik dan kunjungan ke blog Anda.

Demikianlah artikel Tips membuat pengalaman pengguna yang lebih baik pada layout mobile ini bisa saya informasikan, semoga bisa bermanfaat.