Cara memasang form email berlangganan Feedburner di blog

Cara memasang form email berlangganan Feedburner di blog

Salah satu cara mempromosikan blog agar pengunjungnya semakin ramai adalah dengan menambahkan form berlangganan via email di blog yang sedang kita kelola. Fungsi utamanya adalah untuk memudahkan pengunjung blog Anda dalam mendapatkan artikel-artikel terbaru secara otomatis via email ketika ada pembaruan konten di blog Anda.

Untuk penyediaan form berlangganan, Anda bisa memanfaatkan fasilitas email berlangganan yang sudah tersedia di Feedburner. Bagi yang belum tau apa itu Feedburner dan cara mendaftarnya silahkan baca pada artikel yang sudah saya posting sebelumnya tentang cara mendaftarkan blog ke Feedburner 

Pada artikel kali ini, saya akan menginformasikan cara memasang form email berlangganan feedburner di blog, berikut caranya.

cara memasang form email berlangganan di blog


#I. Mengaktifkan fitur berlangganan email di Feedburner 


Sebelum kita bisa menggunakan fasilitas email berlangganan di Feedburner, kita perlu mengaktifkan layanan ini terlebih dahulu. Langkah dibawah berikut adalah cara mengaktifkan layanan email berlangganan di Feedburner.
  1. Login ke Feedburner
  2. Klik pada Blog feed yang akan dipasang form email berlangganan
  3. Pilih menu Publicize
  4. Klik Email Subscriptions
  5. Klik Activate untuk mengaktifkan layanan Email Subscriptions (lihat sudut kiri bawah lalu klik pada tombol bertuliskan activate )
  6. Jika Tombol activate berubah warnanya menjadi hijau, berarti layanan email berlangganan Anda sudah Aktif.

Perhatikan gambar di bawah berikut untuk mengaktifkan layanan email berlangganan di Feedburner

mengaktifkan layanan email berlangganan di feedburner
mengaktifkan layanan email berlangganan di Feedburner

Setelah kita mengaktifkan layanan email berlangganan tersebut, kini saatnya kita memasang form email berlangganan kedalam blog. Ada dua cara yang bisa dilakukan, pertama dengan mengcopy kode html yang tersedia, kedua adalah dengan menggunakan import elemen blogger.

Namun untuk kali ini, kita akan menggunakan cara yang pertama saja, yaitu dengan mengcopy kode html kedalam widget blog.


#II. Memasang form berlangganan email Feedburner di Blog


Setelah layanan berlangganan email aktif, perhatikanlah kotak disisi kanan Anda yang berisikan kode html untuk form berlangganan. Copy seluruh kode html yang tersedia lalu pastekan ke dalam notepad. Simpan untuk sementara.

kode html form berlangganan di feedburner
Kode html form berlangganan email dari Feedburner

Berikut cara memasang form email berlangganan Feedburner di blog
  1. Login ke Blogger.com
  2. Pilih Blog yang akan dipasang form berlangganan via email
  3. Pilih Layout pada menu yang ada disisi kiri Anda
  4. Klik Add gadget di posisi yang Anda inginkan
  5. Pilih HTML/Javascript
  6. Pastekan kode html untuk form berlangganan via email kedalam kotak tersebut.
  7. Klik Save untuk menyimpan gadget
  8. Klik Preview untuk memastikan pemasangan sudah benar
  9. Klik Save Arrangement untuk menyimpan perubahan.
Jika langkah yang dilakukan benar, maka Anda sudah bisa memiliki fitur email berlangganan untuk pengunjung blog Anda, bentuknya akan tampil seperti pada gambar dibawah berikut

Form email berlangganan dari Feedburner
Tampilan form berlangganan email dari Feedburner


Kesimpulan

Cara memasang form email berlangganan Feedburner di blog ini cukuplah mudah untuk dilakukan. Aktifkan layanannya di Feedburner, lalu pasang kodenya di blog.

Dengan memasang form email berlangganan di blog, maka setiap pengunjung yang menyukai tulisan ataupun konten di blog Anda bisa segera mendapatkan informasi via email tentang artikel terbaru yang terbit di blog Anda.

Demikianlah artikel tentang Cara memasang form email berlangganan Feedburner di blog ini bisa saya sampaikan, selamat mencoba !.



Mengenal Fitur Email Berlangganan di Feedburner

Mengenal Fitur Email Berlangganan di Feedburner

Feedburner, sebuah layanan yang sudah ada sejak lama dan mungkin sudah tidak asing lagi didengar dikalangan blogger. Secara garis besar, Feedburner memberikan layanan pengelolaan feed situs yang cukup lengkap dengan tujuan agar setiap pengelola blog/situs dapat menyebarkan konten terbaru mereka kepada setiap pelanggan dengan lebih cepat dan mudah.

Ada bermacam-macam jenis dan bentuk layanan yang disediakan oleh Feedburner ini, mulai dari Headline Animator, Buzz Boost, Email Subscription, Ping Shot, FeedCount, Socialize dan masih banyak lagi yang lainnya. Namun, kelebihan yang paling menonjol dan banyak di manfaatkan oleh Blogger di situs Feedburner ini adalah layanan email berlangganan atau biasa di kenal sebagai Email Subscription.

Sebelum Anda bisa menggunakan fitur email berlangganan dan fitur-fitur lainnya di Feedburner ini tentunya Anda perlu men-submit dan mendaftarkan blog Anda terlebih dahulu ke situs Feedburner, dimana cara pendaftarannya pun terbilang mudah dan cepat.

Selain gratis, layanan email berlangganan di Feedburner ini juga memiliki fitur yang cukup memadai untuk Anda gunakan sebagai senjata dalam mempromosikan konten terbaru kepada setiap pelanggan melalui email.

Email Subscription di Fedburner ini banyak memberikan kemudahan bagi setiap blogger dalam memanjakan para pelanggan mereka, khususnya untuk memberikan informasi dan update konten terbaru secara reguler yang bisa dikirim secara otomatis melalui email.

Artinya, setiap pengunjung yang sudah berlangganan email dari blog-blog favorit mereka melalui form email berlangganan ini, bisa menikmati update artikel ataupun konten terbaru yang bisa dibaca kapan saja dan dimana saja dengan mudah.

Oleh karena itu, layanan yang sangat powerfull dan telah disediakan gratis dalam Feedburner ini tidak boleh untuk disia-siakan. Apa saja fitur yang disediakan Feedburner terkait layanan email berlangganan ? Simak infonya di artikel ini.

mengenal fitur email berlangganan feedburner


#1. Subscription Management


Menu Subscription Management ini berisikan hal-hal yang berkaitan dengan kode dan format formulir berlangganan.  Selain itu Anda juga dapat menemukan informasi berharga lainnya terkait jumlah total pelanggan sekaligus fitur untuk melakukan pengelolaan terhadap pelanggan yang sudah berlangganan artikel via email tersebut.

Berikut adalah sedikit penjelasan yang bisa saya sampaikan tentang menu yang ada didalam Subscription Management.
  1. Kode Form berlangganan; Disini Anda telah disediakan kode html khusus untuk menampilkan formulir email berlangganan di blog Anda. Kode ini bisa langsung Anda copy paste ke dalam widget html blogger dan dalam sekejap Anda sudah memiliki Form berlangganan via email di blog Anda.

    contoh form berlangganan yang dipasang di blog
    Contoh form modifikasi dari Feedburner yang dipasang di blog ini
  2. Kode Link berlangganan; Jika cara diatas Anda menggunakan kode formulir berlangganan yang bisa diletakkan kedalam widget blogger. Pada bagian ini, Anda dapat memilih jika hanya ingin menggunakan link sebagai tautan yang menuju ke formulir berlangganan melalui email.
  3. Manajemen Pelanggan; Dalam Subscriber Management (manajemen Pelanggan), Anda dapat melihat seluruh total pelanggan blog Anda yang sudah berlangganan artikel via email. Baik untuk pelanggan yang sudah verifikasi maupun untuk pelanggan yang belum memverifikasi email berlangganannya. Selain itu, Anda juga dapat mengatur untuk mengaktifkan langganan, menonaktifkan, ataupun menghapus satu atau lebih subscriber dengan mudah.

#2. Communication Preferences


Communication Preferences (Preferensi komunikasi) ini lebih ditujukan tentang bagaimana cara Anda berkomunikasi dengan calon pelanggan yang baru mendaftarkan diri sebagai pelanggan artikel di blog Anda melalui email.

Berikut adalah contoh pop up formulir yang disediakan Feedburner saat pengunjung ingin mendaftar dan berlangganan artikel terbaru via email setelah mengklik form email berlangganan yang dipasang di blog seperti pada gambar di #1 diatas.

Formulir dari feedburner untuk berlangganan artikel via email di blog

Cukup disayangkan tentang keterbatasan bahasa yang disediakan di formulir ini, membuat kita tidak bisa mengubahnya sesuai dengan keinginan.  Feedburner hanya menyediakan 7 bahasa pilihan yang bisa digunakan dan tidak termasuk bahasa Indonesia.

Ketika calon pelanggan Anda sudah mengisi dan memverifikasi captcha di formulir pendaftaran seperti pada contoh gambar diatas, secara otomatis Feedburner akan mengirimkan email kepada calon pelanggan untuk segera melakukan verifikasi.

Email verifikasi yang dikirimkan secara otomatis dari Feedburner normalnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa setelan awal, namun Anda bisa mengubah isi email  untuk verifikasi tersebut dengan menggunakan bahasa Indonesia (jika blog Anda berbahasa Indonesia), tentunya supaya lebih sopan, menarik dan bisa dipercaya, sehingga calon pelangganpun mau untuk berlangganan artikel di blog Anda.

Berikut adalah 2 settingan yang bisa dilakukan didalam menu Communication Preferences
  1. Setting alamat email balasan ; Settingan dasar untuk berkomunikasi antara Anda dengan pelanggan adalah dengan menggunakan email yang sama dengan email untuk login di Feedburner (biasanya pakai Gmail), namun Anda juga di berikan pilihan supaya bisa mengganti alamat email tersebut dengan alamat email lainnya yang sesuai dengan keinginan Anda.
  2. Isi body email konfirmasi dari calon pelanggan; Isi body email ini bisa Anda ubah dan sesuaikan dengan bahasa yang ingin Anda sampaikan saat pengunjung akan memverifikasi email berlangganan. Gunakan bahasa yang sopan dan menarik untuk memperbesar peluang agar calon pelanggan bersedia dan mau menjadi pelanggan artikel diblog Anda..

#3. Email Branding


Menu Email Branding adalah tempat Anda melakukan pengaturan format email yang akan dikirim ke setiap calon pelanggan blog Anda. Di menu ini Anda dapat melakukan pengaturan-pengaturan sederhana yang berkaitan dengan tampilan email.

Secara garis besar, Ada 4 pengaturan yang bisa Anda lakukan disini
  1. Mengatur email subject/title
  2. Memasang logo untuk branding blog Anda
  3. Mengatur ukuran dan jenis huruf yang digunakan
  4. Mengatur warna untuk Background atau pun warna huruf didalam email.

Namun sayangnya, setting dan pengaturan yang bisa dilakukan pada menu ini sangat sederhana sekali, sehingga tidak banyak yang bisa Anda lakukan untuk membuat email yang dikirim menjadi lebih keren dan menarik.


#4. Delivery option


Menu terakhir yang bisa Anda temukan didalam fitur Email Subscription di Feedburner ini adalah Delivery Option.

Delivery Option adalah menu yang bisa Anda gunakan untuk menjadwal waktu pengiriman email otomatis sesuai dengan jadwal yang sudah Anda tentukan sebelumnya.

Ada 2 setting yang bisa Anda lakukan didalam menu ini yaitu pengaturan zona waktu (timezone) dan satunya lagi adalah pengaturan jam pegiriman email.

Untuk timezone sebaiknya disesuaikan dengan lokasi dimana Anda berada, sedangkan untuk jam pengiriman, Anda bisa sesuaikan dengan jadwal yang tepat yang sekiranya pelanggan blog Anda bisa langsung membaca email yang telah dikirimkan.



Kesimpulan

Fitur Email Berlangganan di Feedburner ini memang menjadi salah satu favorit yang banyak digunakan blogger, khususnya untuk membantu dalam penyebaran konten terbaru melalui email berlangganan. Selain karena gratis, penggunaan fitur email berlangganan di Feedburner ini pun terbilang cukup mudah dan cepat.

Meskipun fitur email berlangganan di Feedburner ini bisa di bilang sederhana dan memiliki beberapa kekurangan terkait bahasa, namun jika dilihat dari kapasitasnya sebagai media promosi melalui email, fitur didalam Feedburner ini cukup ampuh untuk membantu Anda menemukan pelanggan-pelanggan potensial yang memang menyukai konten dan isi blog Anda.

Dengan begitu, diharapkan Anda semakin mudah dalam menentukan seperti apa tipe pengunjung yang menyukai blog Anda sekaligus mempermudah jenis konten yang diperlukan diblog agar lebih mengena dan tepat sasaran.

Demikianlah artikel tentang Mengenal Fitur Email Berlangganan di Feedburner ini bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.


Cara mendaftarkan Blog ke Feedburner

Cara mendaftarkan Blog ke Feedburner

Salah satu cara untuk meningkatkan serta mempertahankan traffik pengunjung blog Anda adalah dengan menyediakan konten ter-update yang secara reguler dapat dibaca oleh pengunjung dengan segera.

Yang menjadi pertanyaan utamanya adalah, bagaimana caranya agar pengunjung bisa segera mengetahui bahwa di blog Anda ada konten yang baru diterbitkan ?

Banyak metode bisa digunakan, namun cara paling efektif dan juga gratis yang saya ketahui saat ini, dengan tujuan supaya pengunjung cepat mendapatkan update konten terbaru dari blog Anda adalah dengan mengajak mereka untuk berlangganan konten terbaru melalui blog feed (dikenal juga sebagai umpan situs).

Blog feed ini bisa ber-format RSS ataupun Atom, sehingga memungkinkan untuk dibaca melalui berbagai perangkat.

Sebagai perantaranya, mereka bisa menggunakan bermacam feed reader seperti feedly, NewsFire, Netvibes, dan lain-lainnya, atau bisa juga melalui layanan email berlangganan. Oleh karena itu, maka penting bagi Anda untuk segera menyediakan fasilitas berlangganan via RSS feed didalam blog.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan fasilitas dan layanan gratis RSS feed beserta pengelolaannya, Anda bisa menemukan fasilitas dan layanan tersebut didalam situs Feedburner.

Sebagai informasi saja, Feedburner adalah sebuah situs yang sudah dimiliki oleh Google sejak 3 juni 2007. Situs ini memberikan layanan gratis pengelolaan feed yang cukup lengkap dan memadai, sehingga Anda akan merasa lebih enak dan nyaman saat menggunakannya.

Nah, kembali pada topik artikel kita kali ini, saya akan menginformasikan bagaimana cara mendaftarkan blog ke Feedburner.

Cara mendaftarkan blog ke feedburner


#I. Cara mendaftarkan blog ke Feedburner


Untuk mendaftarkan blog ke Feedburner caranya cukup mudah, ikuti langkah-langkah di bawah berikut
  1. Kunjungi situs Feedburner, gunakan akun gmail Anda untuk login ke Google Feedburner

    Login ke feedburner dengan akun google

  2. Masukkan alamat feed blog anda atau alamat URL blog anda di kotak isian yang tersedia lalu klik next

    masukkan alamat URL blog di feedburner

  3. Pilih salah satu feed yang disediakan, boleh RSS atau Atom (semuanya sama). Klik next untuk melanjutkan

    Pilih RSS atau Atom

  4. Tentukan nama lalu isikan pada kotak untuk judul dan alamat feed yang akan digunakan di blog Anda, Klik next jika sudah.

    isikan nama judul dan alamat feed

  5. Catat lalu simpan alamat feed yang tercetak dengan warna biru kedalam notepad untuk digunakan kedalam blog Anda. Lanjutkan dengan mengklik Next.

    alamat feed blog di feedburner

  6. Halaman selanjutnya, anda akan diberikan beberapa pilihan, centang semua pada kotak isian, lalu klik Next

    centang pada kotak pilihan

  7. Gambar berikut menunjukan bahwa blog Anda sudah terdaftar di Feedburner dan feed blog Anda sudah bisa digunakan.

    berhasil mendaftarkan blog ke feedburner


Setelah selesai mendaftarkan blog Anda ke Feedburner, langkah selanjutnya adalah memasang dan mensetting feed tersebut untuk digunakan di blog Anda sebagai feed utama.


#II. Cara memasang feed dari Feedburner ke Blog


Untuk memasang feed dari Feedburner, pastikan Anda sudah login dan membuka dashboard blog blogspot Anda. Setelah itu, perhatikan dan ikuti langkah pada gambar dibawah berikut.

cara pasang alamat feed feedburner ke blog

  1. Pilih Settings pada menu yang terletak disisi kiri layar Anda
  2. Klik Other.
  3. Lihat pada sub menu Site Feed di bagian Post Feed Redirect URL, lalu isikan kedalam kotak yang tersedia dengan alamat feed yang sudah anda simpan tadi (langkah no 5 di pendaftaran feedburner)
  4. Klik Save Settings untuk menyimpan perubahan.


Kesimpulan

Seperti sudah saya jelaskan di paragraf awal bahwa feed dapat diakses dengan mudah oleh pengguna melalui berbagai macam media pembaca feed (feed reader) asalkan mereka sudah belangganan.

Oleh karena itu, mendaftarkan blog ke Feedburner adalah salah satu langkah yang baik yang bisa Anda lakukan. Utamanya adalah agar Anda bisa lebih mudah dalam mengelola feed serta mempromosikan blog Anda dengan berbagai fasilitas yang ada di Feedburner, seperti contohnya Anda bisa menyediakan layanan berlangganan artikel via email untuk setiap pelanggan blog Anda.

Demikianlah artikel tentang cara mendaftarkan blog ke Feedburner beserta cara memasangnya ke blog bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.
Cara menangani error 404 di Search Console

Cara menangani error 404 di Search Console

Disaat kita membuka Search Console pada menu perayapan >> kesalahan perayapan, terkadang kita akan menemukan pesan error dengan kode 404. Munculnya pesan error 404 di Search Console bisa menjadi indikasi bahwa ada halaman atau link didalam blog Anda yang tidak dapat di temukan oleh bot spider dan atau oleh pengunjung, istilahnya dikenal dengan broken link (ada link/tautannya tapi tidak ada halamannya).

Kode error 404 yang muncul di Search Console bisa saja mengganggu kenyamanan pengunjung blog Anda jika kode error 404 ini merujuk pada link URL halaman yang seharusnya memang ada dan bisa dilihat di blog Anda namun dinyatakan tidak ada atau dianggap error.

Jika berlaku hal yang demikian, maka Anda akan menemukan tingkat bounce rate yang tinggi di laporan statistik blog disertai penurunan jumlah traffik pengunjung blog Anda.

Ini artinya, Anda perlu segera mengatasi permasalahan tersebut agar kinerja blog Anda kembali normal dan dapat memenuhi kebutuhan pembaca blog Anda.

Cara menangani error 404 di Search Console


Mengenali penyebab munculnya Error 404


Sebelum kita membahas bagaimana cara mengatasi Error 404 di Search Console, tentu kita perlu tahu terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab kode error 404 ini bisa muncul kedalam laporan kesalahan perayapan.

Berikut adalah beberapa hal yang saya ketahui menjadi penyebab munculnya kode error 404 di search console :
  1. Halaman yang dituju memang telah dihapus
  2. Konfigurasi situs / blog yang salah
  3. Salah ketik alamat URL (typos)
  4. Upaya Google untuk mengenali link dan konten yang tertanam didalam file javascript atau flash.
Kondisi-kondisi diatas bisa menyebabkan munculnya kode error 404 di laporan kesalahan perayapan, namun perlu diketahui, tidak semua error 404 yang muncul di search console ini bisa berakibat buruk, karena menurut Google sendiri error 404 yang muncul di laporan tidak mempengaruhi peringkat situs dan index blog Anda.

Meskipun begitu, penanganan yang tidak tepat terhadap error 404 ini bisa menyebabkan pengalaman pengguna yang buruk bagi setiap pengunjung yang kebetulan menemukan halaman error 404 tersebut.


Apa yang perlu dilakukan jika error 404 muncul ?


#1. Putuskan bahwa error 404 ini perlu diperbaiki.

Ya memutuskan tindakan untuk memperbaiki atau tidak perlu diperbaiki setelah memastikan penyebab error 404 adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Mengapa demikian?  Pesan error 404 yang muncul di laporan kesalahan perayapan ini tidak selamanya memiliki dampak buruk bagi kesehatan blog Anda, berikut adalah beberapa contoh kondisi yang terjadi :

a. Jika pesan error 404 ini muncul karena halaman yang di hapus secara permanen dan tidak memiliki halaman pengganti yang serupa, maka pengarahan ke halaman error 404 adalah hal yang benar untuk dilakukan.

b. Jika pesan error 404 ini muncul akibat penggunaan script yang meng-generate 'bad URL' dengan sendirinya, maka Anda dapat mengabaikan pesan error 404 tersebut meskipun Anda akan merasa terganggu dengan adanya pesan error yang tampil dilaporan tersebut.

Namun, jika pesan error 404 yang muncul karena adanya kesalahan ketik pada alamat URL link di blog Anda atau dari blog yang lain yang menuju URL link blog Anda (backlink), maka inilah yang wajib untuk Anda perbaiki segera.


#2. Memperbaiki error 404 di search console

Ketika Anda sudah merasa pasti dan yakin bahwa kode error 404 tersebut perlu dilakukan perbaikan, maka Anda perlu memperhatikan dan melihat kembali dari mana asal link bermasalah tadi muncul.

Disini saya anggap Anda sudah membuka search Console masing-masing dan berada di menu perayapan >> kesalahan perayapan.

Klik pada URL yang tampil dan ingin Anda perbaiki, kemudian perhatikanlah pada pop up yang muncul, apakah link tersebut berasal dari blog Anda sendiri, atau link tersebut adalah backlink yang tertanam di blog orang lain.

Jika error 404 berasal dari blog sendiri ;
  1. Untuk link URL pada konten yang sudah dipindah atau dialihkan kehalaman lain, maka metode yang tepat adalah menggunakan redirect url.

    Cara melakukan redirect url di blogspot bisa Anda baca pada artikel manfaat dan cara penggunaan custom redirect.

    Setelah Anda melakukan redirect url pada link yang bermasalah, langkah selanjutnya adalah buka kembali menu perayapan >> kesalahan perayapan di Search Console.
    Cara menangani error 404 di Search Console
    Berikan centang pada kotak disebelah kiri pada link yang diperbaiki, kemudian tekan tombol Tandai sebagai telah diperbaiki. Selanjutnya Anda tinggal menunggu hasil setelah Googlebot merayapi kembali blog Anda.
  2. Untuk link URL pada konten yang sudah dihapus secara permanen tanpa pengalihan kehalaman yang serupa ataupun dialihkan ke halaman yang baru (redirect url seperti contoh diatas), maka URL yang lama akan lebih baik tetap diarahkan ke halaman error 404.

    Mengarahkan pengguna ke halaman lain seperti homepage atau sitemap secara langsung tanpa melalui halaman error 404 terlebih dahulu, akan menimbulkan problem dan masalah yang baru akibat ketidak jelasan tujuan link URL tersebut, terutama untuk pengguna maupun untuk bot spider.

    Oleh karena itu maka sangat disarankan untuk Anda menciptakan halaman custom error page 404 yang didalamnya minimal tersedia satu link yang mengarah ke homepage blog Anda (akan lebih bagus lagi jika Anda menambahkan kotak penelusuran).

    Dengan begitu, struktur blog Anda mudah dipahami oleh Googlebot sehingga perayapan dan proses lainnya bisa dilakukan dengan benar dan wajar.

    Untuk memastikan bahwa konten blog Anda sudah terhapus secara permanen dan sudah tidak ada lagi didalam index Google SERP silahkan baca artikel cara menghapus artikel di blog yang sudah saya terbitkan beberapa waktu lalu
  3. Untuk kondisi URL link yang tidak diketahui. Sebagian blogger yang menggunakan template dengan desain modifikasi acapkali menemukan error 404 untuk URL yang sebenarnya memang tidak ada di blog.

    Contohnya : Kode tanggapan 404; URL errornya adalah -, w, s, -/ dan lain sebagainya.

    URL yang tidak diharapkan ini kemungkinan timbul akibat upaya Google untuk mengikuti link yang ditemukan dalam kode javascript, file flash, atau konten yang disematkan lainnya.

    Ketika Googlebot melihat kode URL seperti contoh berikut ini  http://www.bloganda.blogspot.com/s maka Googlebot akan mencoba merayapi link URL tersebut meskipun link tersebut bukanlah link yang memang ada untuk sebuah halaman diblog Anda.

    Ketika ini yang terjadi, maka Anda tidak perlu khawatir tentang error 404 tersebut, abaikan dan cukup mengatisipasinya dengan membuat halaman custom error page 404 seperti pada contoh kasus link URL untuk konten yang sudah dihapus secara permanen.


Jika error 404 berasal dari URL yang tertanam diblog orang lain (backlink);

Error 404 bisa muncul dari pemasangan link URL diblog orang lain yang tidak benar, bisa salah ketik atau kurang tanda bacanya.

Misalnya, penulisan URL yang benar dan seharusnya adalah www.contoh.com/laptop ditulis oleh pengelola blog tersebut seperti ini www.contoh.com/laptok.

Hal ini akan mengakibatkan pengunjung yang masuk melalui link dari blog orang lain tadi akan menemukan error 404 di halaman blog kita dan kemungkinan bisa memunculkan error 404 di Search Console.

Meskipun ada metode pengalihan melalui redirect 301, untuk Blogspot rasanya sulit untuk diterapkan sehingga cara termudah untuk memperbaikinya adalah dengan menghubungi pengelola blog tersebut dan memintanya untuk memperbaiki atau menghapus link yang rusak tadi.


#3. Abaikan sisa error 404 yang lainnya

Pada beberapa kasus, Anda akan menemukan kode error 404 yang timbul akibat digenerate oleh script atau ketika ada upaya Googlebot merayapi URL yang memang tidak ada di blog kita, sehingga hal tersebut memunculkan error 404 yang sama secara berulang.

Meskipun Anda telah mengklik 'tandai sebagai telah diperbaiki' ketika menemukan error 404 ini, cara seperti ini hanya akan menyembunyikan untuk sementara waktu pesan error 404 yang ada.

Kemudian, disaat Googlebot kembali merayapi blog Anda, maka error 404 yang sama akan kembali muncul.

Oleh karena itu, langkah terbaik yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengabaikannya kode error 404 tersebut.

Mengapa perlu diabaikan ?
Error 404 yang tercipta sesungguhnya bukan mewakili sebuah halaman real yang memang ada di blog Anda, sehingga Anda tidak perlu khawatir bahwa halaman tersebut diakses oleh pengguna. (lihat pada #2 memperbaiki error 404 di Search Console, poin no 3)

Bagaimana jika kita alihkan kehalaman lain ?
Melakukan pengalihan ke homepage pada link error, menciptakan konten lainnya yang tidak sesuai tujuan link URL atau memanfaatkan file robots.txt untuk memblock semua URL yang error tersebut sangat tidak disukai oleh Googlebot.

Jika Anda benar-benar mengalihkan halaman error tersebut kehalaman valid, maka kondisi yang terjadi seperti ini dikenal oleh Google sebagai soft 404 errors.

Soft 404 errors terjadi ketika server Anda mengembalikan halaman nyata untuk URL yang tidak benar-benar ada di situs Anda. Hal ini biasanya terjadi ketika server Anda menangani URL yang rusak atau tidak ada sebagai "OK", dan mengarahkan pengguna ke halaman yang valid seperti homepage.

Apa efeknya ?
Semua tindakan tersebut (mengalihkan url dengan menggunakan metode yang sudah disampaikan) akan menyulitkan Googlebot dalam mengenali struktur blog Anda secara utuh dan menyeluruh, sehingga dapat menyulitkan proses perayapan yang benar dan wajar.



Kesimpulan

Error 404 yang muncul dilaporan kesalahan perayapan Search Console memang membuat was-was kita sebagai pengelola blog. Pertanyaannya jelas, berpengaruh atau tidak kondisi error ini terhadap performa blog kita di SERP.

Dari paparan yang sudah saya sampaikan, kita bisa melihat bahwa error 404 tidak berpengaruh terhadap peringkat blog namun tetap perlu diperiksa dan diperbaiki (jika diperlukan) agar kenyamanan pengguna tetap terjaga.

Perbaikan yang perlu Anda lakukan utamanya adalah pada pesan error 404 yang mengindikasikan bahwa halaman real (halaman yang sebenarnya ada di blog kita) dinyatakan tidak ada didalam laporan kesalahan perayapan dan menyebabkan pengunjung diarahkan masuk ke halaman error 404.

Oleh karena itu, dengan penanganan error 404 yang tepat dan benar, bisa menjadikan blog Anda memiliki struktur yang baik, mudah dirayapi serta jelas bagi pengguna sehingga bisa memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik lagi. Demikianlah cara menangani error 404 di Search Console ini bisa saya informasikan, semoga bermanfaat.