Cara pasang sitemap di halaman statis

Cara pasang sitemap di halaman statis

Artikel ini saya buat untuk memenuhi pertanyaan yang di ajukan oleh pengunjung mengelolablog.com dengan akun bernama Warman Istiqomah. Kebetulan Mas warman ini mengalami kendala dan belum berhasil saat mencoba untuk mempraktekkan artikel yang berisi tentang Cara mengatasi daftar isi blog / sitemap yang tidak tampil.

Mudah-mudahan artikel ini bisa membantu untuk mempercepat keberhasilan pemasangan sitemap di blog pembaca sekalian sekaligus menambah pengetahuan saat mengelola blog.

Pemasangan halaman sitemap atau daftar isi blog ini bisa dilakukan dalam 2 cara, cara pertama yaitu dengan menyimpan file Javascript untuk sitemap di luar template. Cara yang kedua adalah dengan memasang langsung file javascript untuk sitemap langsung didalam halaman (pages) daftar isi blog.

Masing-masing cara memiliki kelebihan dan kekurangan, tinggal pilih saja mana yang baik dan sesuai untuk Anda gunakan. Mari kita coba satu persatu kedua cara tersebut diatas

2 CARA MEMASANG SITEMAP-DAFTAR ISI BLOG


Cara #1 - Halaman sitemap yang file javascriptnya disimpan di luar template

Cara #1 ini adalah cara yang termudah untuk dilakukan, karena Anda tinggal mengcopy-paste script yang saya berikan di bawah kedalam halaman untuk sitemap yang Anda buat.

Namun perlu diperhatikan bahwa script yang digunakan untuk sitemap ini letaknya ada di situs yang lain. Pada contoh kali ini, file javascript untuk sitemap disimpan didalam situs Github.  Silahkan ikuti langkahnya seperti dibawah berikut untuk membuat halaman sitemapnya
  1. Masuk ke Blogspot Anda.
  2. Pilih blog yang ingin diperbarui.
  3. Di menu sebelah kiri, pilih Laman (pages).
  4. Klik New Page untuk membuat halaman baru
  5. Isikan kolom judul dengan nama sitemap atau Daftar isi blog
  6. Pindahkan mode penulisan ke mode HTML pada tombol yang terletak disisi kiri atas
  7. Copy script dibawah berikut dan pastekan kedalam halaman untuk sitemap
    <script style="text/javascript" src="https://cdn.rawgit.com/TeC1981/mengelolablog/48fdbe75/sitemap.js"></script><script src="http://www.mengelolablog.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc"></script>
    catatan : Ganti tulisan berwarna merah www.mengelolablog.com dengan alamat URL blog Anda
  8. Klik Publish untuk menerbitkan halaman tersebut.

Setelah Anda mengklik publish, maka halaman sitemap Anda seharusnya sudah jadi seperti pada contoh yang bisa Anda lihat hasilnya di halaman sitemap berikut ini Test Sitemap page

Mudah bukan ? sekarang kita akan lanjutkan cara membuat sitemap dengan file javascript yang di masukkan kedalam artikel (disimpan dalam template)


Cara #2 - Halaman sitemap yang file javascriptnya disimpan didalam template (pages)


Sebenarnya metode yang digunakan sama persis seperti yang dilakukan di artikel sebelumnya, yang membedakan hanyalah letak dan penempatan file Javascript untuk sitemapnya.

Jika di artikel sebelumnya Anda perlu mencari file javascript yang berfungsi di blog-blog lain, di artikel ini file javascriptnya nya sudah saya siapkan sekaligus sudah saya coba keberhasilannya di halaman test sitemap page yang sengaja saya buat untuk artikel ini.

Silahkan buka alamat URL dibawah ini pada tab baru untuk melihat kode javascript yang digunakan untuk sitemap di blog ini (copy paste kode yang tampil lalu simpan kedalam aplikasi notepad jika diperlukan)

https://cdn.rawgit.com/TeC1981/mengelolablog/48fdbe75/sitemap.js

Kemudian kita bersiap untuk membuat halaman sitemap dengan meletakkan file javascript didalam laman. Langkah-langkahnya sama dengan langkah diatas, namun ada perbedaan pada langkah ke 7 yaitu scriptnya lebih banyak dan lebih panjang daripada cara #1 tadi, simak langkahnya dibawah berikut
  1. Masuk ke Blogspot Anda.
  2. Pilih blog yang ingin diperbarui.
  3. Di menu sebelah kiri, pilih Laman (pages).
  4. Klik New Page untuk membuat halaman baru
  5. Isikan kolom judul dengan nama sitemap atau Daftar isi blog
  6. Pindahkan mode penulisan ke mode HTML pada tombol yang terletak disisi kiri atas
  7. Copy dan pastekan script dibawah berikut kedalam halaman untuk sitemap 
    <script style="text/javascript">
    var postTitle=new Array();var postUrl=new Array();var postMp3=new Array();var postDate=new Array();var postLabels=new Array();var postBaru=new Array();var sortBy="titleasc";var tocLoaded=false;var numChars=250;var postFilter="";var numberfeed=0;function loadtoc(a){function b(){if("entry" in a.feed){var d=a.feed.entry.length;numberfeed=d;ii=0;for(var h=0;h<d;h++){var n=a.feed.entry[h];var e=n.title.$t;var m=n.published.$t.substring(0,10);var j;for(var g=0;g<n.link.length;g++){if(n.link[g].rel=="alternate"){j=n.link[g].href;break}}var o="";for(var g=0;g<n.link.length;g++){if(n.link[g].rel=="enclosure"){o=n.link[g].href;break}}var c="";if("category" in n){for(var g=0;g<n.category.length;g++){c=n.category[g].term;var f=c.lastIndexOf(";");if(f!=-1){c=c.substring(0,f)}postLabels[ii]=c;postTitle[ii]=e;postDate[ii]=m;postUrl[ii]=j;postMp3[ii]=o;if(h<10){postBaru[ii]=true}else{postBaru[ii]=false}ii=ii+1}}}}}b();sortBy="titleasc";sortPosts(sortBy);sortlabel();tocLoaded=true;displayToc2();document.write('</br><a href="http://www.mengelolablog.com/2017/02/cara-pasang-sitemap-dihalaman-statis.html" style="font-size: 10px; text-decoration:none; color: #616469;">Sitemap</a>')}function filterPosts(a){scroll(0,0);postFilter=a;displayToc(postFilter)}function allPosts(){sortlabel();postFilter="";displayToc(postFilter)}function sortPosts(d){function c(e,g){var f=postTitle[e];postTitle[e]=postTitle[g];postTitle[g]=f;var f=postDate[e];postDate[e]=postDate[g];postDate[g]=f;var f=postUrl[e];postUrl[e]=postUrl[g];postUrl[g]=f;var f=postLabels[e];postLabels[e]=postLabels[g];postLabels[g]=f;var f=postMp3[e];postMp3[e]=postMp3[g];postMp3[g]=f;var f=postBaru[e];postBaru[e]=postBaru[g];postBaru[g]=f}for(var b=0;b<postTitle.length-1;b++){for(var a=b+1;a<postTitle.length;a++){if(d=="titleasc"){if(postTitle[b]>postTitle[a]){c(b,a)}}if(d=="titledesc"){if(postTitle[b]<postTitle[a]){c(b,a)}}if(d=="dateoldest"){if(postDate[b]>postDate[a]){c(b,a)}}if(d=="datenewest"){if(postDate[b]<postDate[a]){c(b,a)}}if(d=="orderlabel"){if(postLabels[b]>postLabels[a]){c(b,a)}}}}}function sortlabel(){sortBy="orderlabel";sortPosts(sortBy);var a=0;var b=0;while(b<postTitle.length){temp1=postLabels[b];firsti=a;do{a=a+1}while(postLabels[a]==temp1);b=a;sortPosts2(firsti,a);if(b>postTitle.length){break}}}function sortPosts2(d,c){function e(f,h){var g=postTitle[f];postTitle[f]=postTitle[h];postTitle[h]=g;var g=postDate[f];postDate[f]=postDate[h];postDate[h]=g;var g=postUrl[f];postUrl[f]=postUrl[h];postUrl[h]=g;var g=postLabels[f];postLabels[f]=postLabels[h];postLabels[h]=g;var g=postMp3[f];postMp3[f]=postMp3[h];postMp3[h]=g;var g=postBaru[f];postBaru[f]=postBaru[h];postBaru[h]=g}for(var b=d;b<c-1;b++){for(var a=b+1;a<c;a++){if(postTitle[b]>postTitle[a]){e(b,a)}}}}function displayToc(a){var l=0;var h="";var e="Judul Artikel";var m="Klik untuk sortir berdasarkan judul";var d="Tanggal";var k="Klik untuk Sortir bedasarkan tanggal";var c="Kategori";var j="";if(sortBy=="titleasc"){m+=" (descending)";k+=" (newest first)"}if(sortBy=="titledesc"){m+=" (ascending)";k+=" (newest first)"}if(sortBy=="dateoldest"){m+=" (ascending)";k+=" (newest first)"}if(sortBy=="datenewest"){m+=" (ascending)";k+=" (oldest first)"}if(postFilter!=""){j="Klik untuk menampilkan semua"}h+="<table>";h+="<tr>";h+='<td class="toc-header-col1">';h+='<a href="javascript:toggleTitleSort();" title="'+m+'">'+e+"</a>";h+="</td>";h+='<td class="toc-header-col2">';h+='<a href="javascript:toggleDateSort();" title="'+k+'">'+d+"</a>";h+="</td>";h+='<td class="toc-header-col3">';h+='<a href="javascript:allPosts();" title="'+j+'">'+c+"</a>";h+="</td>";h+='<td class="toc-header-col4">';h+="Download MP3";h+="</td>";h+="</tr>";for(var g=0;g<postTitle.length;g++){if(a==""){h+='<tr><td class="toc-entry-col1"><a href="'+postUrl[g]+'">'+postTitle[g]+'</a></td><td class="toc-entry-col2">'+postDate[g]+'</td><td class="toc-entry-col3">'+postLabels[g]+'</td><td class="toc-entry-col4"><a href="'+postMp3[g]+'">Download</a></td></tr>';l++}else{z=postLabels[g].lastIndexOf(a);if(z!=-1){h+='<tr><td class="toc-entry-col1"><a href="'+postUrl[g]+'">'+postTitle[g]+'</a></td><td class="toc-entry-col2">'+postDate[g]+'</td><td class="toc-entry-col3">'+postLabels[g]+'</td><td class="toc-entry-col4"><a href="'+postMp3[g]+'">Download</a></td></tr>';l++}}}h+="</table>";if(l==postTitle.length){var f='<span class="toc-note">Menampilkan Semua '+postTitle.length+" Artikel<br/></span>"}else{var f='<span class="toc-note">Menampilkan '+l+" artikel dengan kategori '";f+=postFilter+"' dari "+postTitle.length+" Total Artikel<br/></span>"}var b=document.getElementById("toc");b.innerHTML=f+h}function displayToc2(){var a=0;var b=0;while(b<postTitle.length){temp1=postLabels[b];document.write("<p/>");document.write('<p><a href="/search/label/'+temp1+'">'+temp1+"</a></p><ol>");firsti=a;do{document.write("<li>");document.write('<a href="'+postUrl[a]+'">'+postTitle[a]+"</a>");if(postBaru[a]==true){document.write(' - <strong><em><span style="color: rgb(255, 0, 0);">New !!</span> </em></strong>')}document.write("</li>");a=a+1}while(postLabels[a]==temp1);b=a;document.write("</ol>");sortPosts2(firsti,a);if(b>postTitle.length){break}}}function toggleTitleSort(){if(sortBy=="titleasc"){sortBy="titledesc"}else{sortBy="titleasc"}sortPosts(sortBy);displayToc(postFilter)}function toggleDateSort(){if(sortBy=="datenewest"){sortBy="dateoldest"}else{sortBy="datenewest"}sortPosts(sortBy);displayToc(postFilter)}function showToc(){if(tocLoaded){displayToc(postFilter);var a=document.getElementById("toclink")}else{alert("Just wait... TOC is loading")}}function hideToc(){var a=document.getElementById("toc");a.innerHTML="";var b=document.getElementById("toclink");b.innerHTML='<a href="#" onclick="scroll(0,0); showToc(); Effect.toggle(\'toc-result\',\'blind\');">?? Menampilkan Daftar Isi</a> <img src="http://radiorodja.googlepages.com/new_1.gif"/>'}function looptemp2(){for(var a=0;a<numberfeed;a++){document.write("<br>");document.write('Post Link    : <a href="'+postUrl[a]+'">'+postTitle[a]+"</a><br>");document.write('Download mp3  : <a href="'+postMp3[a]+'">'+postTitle[a]+"</a><br>");document.write("<br>")}};
    </script>
    <script src="http://www.mengelolablog.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc"></script>
    Jangan lupa untuk mengganti tulisan berwarna merah www.mengelolablog.com dengan alamat URL blog Anda
  8. Setelah Anda pastekan, langsung klik tombol publish untuk menerbitkan halaman sitemap tersebut.

Di cara #2 ini, saya mencoba beberapa kali untuk mengcopy paste kode tersebut kedalam halaman sitemap yang baru, dan kode tersebut sudah  berhasil untuk digunakan.  Untuk hasil dari penerapan cara #2 ini bisa Anda lihat hasilnya di halaman Test Sitemap Page2


Membedakan hasil penerapan Cara #1 dengan Cara #2


Jika diperhatikan halaman hasil sitemapnya, cara #1 dengan cara #2 tidak banyak berbeda, namun untuk memastikan kebenaran cara yang digunakan, Anda dapat menggunakan view page source di masing-masing halaman sehingga kita bisa melihat perbedaannya.

Untuk menggunakan view page source di browser, lakukan klik kanan pada mouse, lalu pilih lihat sumber halaman pada kotak yang terbuka.

Berikut tampilan perbedaan dari cara #1 dengan cara #2 melalui view page source browser
  1. Tampilan view page source untuk cara #1
    cara 1 - alamat url javascript ditampilkan
  2. Tampilan view page source untuk cara #2
    isi file javascript sitemap ditampilkan

Perlu pembaca ketahui bahwa kedua cara diatas terkadang juga bisa tidak berfungsi dibeberapa template yang berbeda. Hal ini terkait dengan susunan dan struktur masing-masing template yang berbeda-beda juga.

Untuk cara #1, umumnya tidak akan ada masalah selama alamat url untuk file javascript masih bisa diakses dan tetap terbuka, namun akan lain halnya jika kita menerapkan cara #2.

Dalam percobaan-percobaan yang saya lakukan saat menerapkan cara #2 memang tidak sekali jadi. Bahkan pada beberapa kondisi,  jika saya membuka Pages/ halaman yang berisi script sitemap tersebut lalu mengeditnya, seringkali kodenya menjadi error sehingga sitemap/daftar isi blog menjadi tidak mau tampil.

Ketika error terjadi, maka yang saya lakukan adalah membuka file notepad berisi script sitemap yang sudah saya simpan sebelumnya, lalu saya ganti semua script yang ada dihalaman tersebut dengan script yang baru.

Atas kondisi tersebut, maka setelah halaman sitemap ini berfungsi dan sudah terpasang dengan script yang baru, halaman sitemap ataupun arsip ini tidak pernah saya buka atau edit kembali.


Kesimpulan

Memasang script untuk sitemap secara langsung kedalam halaman statis seperti cara #2 diatas memiliki keunggulan tersendiri yaitu halaman sitemap tidak terpengaruh dan tidak mudah error akibat kondisi eksternal.

Namun disatu sisi, kesulitan saat pemasangan serta saat ingin melakukan editing menjadi kendala yang akan dihadapi, halaman menjadi error sehingga perlu mengulang kembali pemasangannya.

Demikianlah artikel tentang 2 cara memasang script sitemap di Blog ini bisa saya sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan semoga berhasil
Cara mencegah pencurian artikel oleh Autoblog

Cara mencegah pencurian artikel oleh Autoblog

Jika pada postingan sebelumnya kita sudah tahu tentang cara memasang form email berlangganan Feedburner di blog, maka pada artikel kali ini saya akan coba menambahkan cara untuk mencegah artikel blog kita agar tidak mudah dicuri dan kemudian dipublikasikan ulang oleh orang lain yang memanfaatkan fasilitas email berlangganan dan menggunakan autoblog.

Hal ini sangat perlu untuk Anda lakukan agar blog yang Anda kelola saat ini tidak menjadi korban pencurian artikel yang dilakukan oleh blogger lain yang kurang bertanggung jawab. Memangnya ada? banyak.

Ada yang menyebut blog semacam ini adalah blog AGC (Automatically Generated Content), ada juga yang bilang blog auto update, Autoblog, dsb. Namun intinya, blog semacam tadi memanfaatkan metode berlangganan feed artikel melalui email dan selanjutnya di terbitkan ulang pada blog auto update yang mereka kelola.

Artinya, artikel unik dan berkualitas yang sudah capek-capek anda buat dengan mencari sumber kesana-sini, begadang hingga larut malam, atau bahkan mengorbankan waktu bersama keluarga untuk membuat artikel tersebut menjadi tidak unik dan tidak berkualitas karena telah di gandakan oleh blog AGC tadi.

Parahnya lagi jika peringkat di SERP untuk artikel yang sudah Anda buat tadi, ternyata posisinya berada di bawah blog yang sudah menduplikasi artikel kita tersebut. Kejadian seperti ini tentu akan membuat kita menjadi kesal dan marah,sehingga semangat ngeblog pun akhirnya pudar dan lambat laun menghilang.

Dengan mempersulit cara menduplikasinya (namun tetap bisa melayani pelanggan blog Anda untuk mengetahui bahwa ada konten terbaru melalui email), setidaknya dapat mencegah niat yang tidak baik dari orang-orang yang kurang bertanggung jawab tersebut.

cara mencegah pencurian artikel oleh autoblog


Berikut adalah 3 langkah cara mencegah pencurian artikel oleh autoblog
  1. Setting Blog Feed menjadi Short
  2. Alihkan Post Feed Redirect URL ke Feedburner
  3. Aktifkan Layanan Feed Summary di Feedburner


#1. Setting Blog Feed menjadi Short


Blog Feed pada blog blogspot normalnya adalah "Full". Ini berarti bahwa Blog Feed yang diumpan dari blog Anda ke seluruh situs pembaca feed seperti Feedburner, My Yahoo, News Fire, dan lainnya akan menampilkan artikel blog Anda secara lengkap dan menyeluruh berikut dengan gambar-gambar yang Anda posting kedalam artikel tersebut.

Blog Feed dengan setting "Full" inilah yang banyak dijadikan sasaran pencurian artikel karena feed yang berisi artikel blog Anda tadi bisa didapatkan secara komplit oleh autoblog

Untuk menghindari penjiplakan artikel secara otomatis oleh autoblog, maka sangat disarankan untuk mengganti setting Blog Feed menjadi Short.

Untuk mengubah setting Blog Feed menjadi Short, ikuti langkahnya seperti berikut:
  1. Login ke Blogspot dan pilih blog yang akan di atur blog feednya
  2. Pilih Settings pada menu yang tersedia disisi kiri Anda
  3. Pilih Other
  4. Pada bagian Site Feed >> Allow Blog Feed, Klik pada "Full" dan ganti menjadi "Short"
  5. Klik Save Setting untuk menyimpan perubahan.
setting blog feed menjadi short

Dengan mensetting Blog Feed menjadi Short, maka Blog Feed yang di umpan pada situs pembaca feed tidak lagi menampilkan artikel Anda secara komplit, namun hanya sebagian saja.


#2. Alihkan Post Feed Redirect URL ke Feedburner


Mengalihkan Post Feed Redirect URL ke Feedburner adalah langkah berikutnya yang perlu Anda lakukan. Dengan mengalihkan Post Feed ke Feedburner, Anda akan lebih leluasa untuk mengatur feed blog Anda melalui pengaturan feed yang ada disitus Feedburner ini.

Cara untuk mengalihkan Post Feed Redirect URL ini sebenarnya sudah pernah saya ulas secara lengkap pada artikel sebelumnya, yaitu pada artikel cara mendaftarkan blog ke feedburner.

Jika Anda belum pernah membacanya, saya sarankan bagi Anda untuk membaca artikel tersebut, namun jika Anda sudah pernah membaca dan mempraktekkannya, maka lewati saja langkah ke #2 ini.

Sekedar pengingat saja, untuk melakukan pengalihan Post Feed Redirect Url ke Feedburner ini, Anda perlu mendaftarkan blog Anda ke Feedburner terlebih dahulu untuk mendapatkan alamat URL Blog Feed dari Feedburner.

Setelah alamat URL Blog Feed dari Feedburner Anda dapatkan, maka alamat URL tersebut digunakan sebagai alamat pengalihan Blog Feed yang perlu Anda inputkan didalam dashboard blogspot Anda pada menu settings >> other >> Post Feed Redirect URL.

cara pasang alamat feed feedburner ke blog


#3. Aktifkan Layanan Feed Summary di Feedburner


Seperti sudah saya singgung sebelumnya bahwa Anda akan lebih leluasa untuk mengelola Feed Blog Anda melalui situs Feedburner ini, salah satu contohnya adalah layanan Feed Summary. Feed Summary berfungsi untuk membuat ringkasan pada setiap feed post di blog Anda.

Disini Anda bisa mensetting seberapa banyak karakter yang akan digunakan sebagai ringkasan dari feed post untuk setiap artikelnya, atau bahkan Anda bisa menset hanya judul postingan saja (tanpa ringkasan).

Namun, oleh karena pelanggan artikel via email di blog Anda ada yang murni berlangganan karena suka dengan dengan artikel-artikel Anda, maka akan lebih baik jika Anda memberi ringkasan pada setiap artikel yang dikirim melalui email daripada hanya judul postingannya saja.

Untuk mengaktifkan layanan Summary Burner ini berikut langkahnya
Pastikan terlebih dahulu Anda sudah login kedalam Feedburner dan sudah memilih Feed Blog yang ingin Anda setting Summary Burner nya, lalu lanjutkan seperti berikut

mengaktifkan summary burner
  1. Pilih menu Optimize
  2. Pilih Summary Burner
  3. Isi angka pada maximum length untuk mengatur jumlah karakter pada ringkasan(angka 0 berarti tidak ada ringkasan)
  4. Isi pada teaser alamat URL blog Anda (penanda bahwa artikel ini dari blog yang anda kelola)
  5. Klik Activate untuk mengaktifkannya
Dengan mengaktifkan layanan summary burner ini, maka setiap feed artikel akan diringkas sesuai dengan settingan di Summary Burner. Karena artikel yang dikirim secara otomatis melalui email tadi hanya berupa ringkasan plus alamat URL blog Anda, hal ini bisa mencegah tindakan pencurian artikel oleh autoblog.

Berikut contoh ringkasan hasil pada feed blog Anda setelah mengaktifkan layanan summary burner

contoh ringkasan feed yang sudah di set summary burnernya


Kesimpulan

Cara yang di jelaskan dalam artikel ini adalah upaya mencegah pencurian artikel yang banyak dilakukan melalui feed berlangganan artikel via email. Pencegahan dilakukan dengan meringkas feed blog, mengalihkan feed ke layanan Feedburner, lalu menset feed agar memiliki ringkasan yang lebih menarik namun aman.

Meskipun cara diatas tidak menjamin bahwa artikel blog Anda tidak bisa di curi, namun mencegah akan lebih baik daripada mengobati.

Demikianlah artikel cara mencegah pencurian artikel oleh autoblog ini saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat

Cara memasang form email berlangganan Feedburner di blog

Cara memasang form email berlangganan Feedburner di blog

Salah satu cara mempromosikan blog agar pengunjungnya semakin ramai adalah dengan menambahkan form berlangganan via email di blog yang sedang kita kelola. Fungsi utamanya adalah untuk memudahkan pengunjung blog Anda dalam mendapatkan artikel-artikel terbaru secara otomatis via email ketika ada pembaruan konten di blog Anda.

Untuk penyediaan form berlangganan, Anda bisa memanfaatkan fasilitas email berlangganan yang sudah tersedia di Feedburner. Bagi yang belum tau apa itu Feedburner dan cara mendaftarnya silahkan baca pada artikel yang sudah saya posting sebelumnya tentang cara mendaftarkan blog ke Feedburner 

Pada artikel kali ini, saya akan menginformasikan cara memasang form email berlangganan feedburner di blog, berikut caranya.

cara memasang form email berlangganan di blog


#I. Mengaktifkan fitur berlangganan email di Feedburner 


Sebelum kita bisa menggunakan fasilitas email berlangganan di Feedburner, kita perlu mengaktifkan layanan ini terlebih dahulu. Langkah dibawah berikut adalah cara mengaktifkan layanan email berlangganan di Feedburner.
  1. Login ke Feedburner
  2. Klik pada Blog feed yang akan dipasang form email berlangganan
  3. Pilih menu Publicize
  4. Klik Email Subscriptions
  5. Klik Activate untuk mengaktifkan layanan Email Subscriptions (lihat sudut kiri bawah lalu klik pada tombol bertuliskan activate )
  6. Jika Tombol activate berubah warnanya menjadi hijau, berarti layanan email berlangganan Anda sudah Aktif.

Perhatikan gambar di bawah berikut untuk mengaktifkan layanan email berlangganan di Feedburner

mengaktifkan layanan email berlangganan di feedburner
mengaktifkan layanan email berlangganan di Feedburner

Setelah kita mengaktifkan layanan email berlangganan tersebut, kini saatnya kita memasang form email berlangganan kedalam blog. Ada dua cara yang bisa dilakukan, pertama dengan mengcopy kode html yang tersedia, kedua adalah dengan menggunakan import elemen blogger.

Namun untuk kali ini, kita akan menggunakan cara yang pertama saja, yaitu dengan mengcopy kode html kedalam widget blog.


#II. Memasang form berlangganan email Feedburner di Blog


Setelah layanan berlangganan email aktif, perhatikanlah kotak disisi kanan Anda yang berisikan kode html untuk form berlangganan. Copy seluruh kode html yang tersedia lalu pastekan ke dalam notepad. Simpan untuk sementara.

kode html form berlangganan di feedburner
Kode html form berlangganan email dari Feedburner

Berikut cara memasang form email berlangganan Feedburner di blog
  1. Login ke Blogger.com
  2. Pilih Blog yang akan dipasang form berlangganan via email
  3. Pilih Layout pada menu yang ada disisi kiri Anda
  4. Klik Add gadget di posisi yang Anda inginkan
  5. Pilih HTML/Javascript
  6. Pastekan kode html untuk form berlangganan via email kedalam kotak tersebut.
  7. Klik Save untuk menyimpan gadget
  8. Klik Preview untuk memastikan pemasangan sudah benar
  9. Klik Save Arrangement untuk menyimpan perubahan.
Jika langkah yang dilakukan benar, maka Anda sudah bisa memiliki fitur email berlangganan untuk pengunjung blog Anda, bentuknya akan tampil seperti pada gambar dibawah berikut

Form email berlangganan dari Feedburner
Tampilan form berlangganan email dari Feedburner


Kesimpulan

Cara memasang form email berlangganan Feedburner di blog ini cukuplah mudah untuk dilakukan. Aktifkan layanannya di Feedburner, lalu pasang kodenya di blog.

Dengan memasang form email berlangganan di blog, maka setiap pengunjung yang menyukai tulisan ataupun konten di blog Anda bisa segera mendapatkan informasi via email tentang artikel terbaru yang terbit di blog Anda.

Demikianlah artikel tentang Cara memasang form email berlangganan Feedburner di blog ini bisa saya sampaikan, selamat mencoba !.



Mengenal Fitur Email Berlangganan di Feedburner

Mengenal Fitur Email Berlangganan di Feedburner

Feedburner, sebuah layanan yang sudah ada sejak lama dan mungkin sudah tidak asing lagi didengar dikalangan blogger. Secara garis besar, Feedburner memberikan layanan pengelolaan feed situs yang cukup lengkap dengan tujuan agar setiap pengelola blog/situs dapat menyebarkan konten terbaru mereka kepada setiap pelanggan dengan lebih cepat dan mudah.

Ada bermacam-macam jenis dan bentuk layanan yang disediakan oleh Feedburner ini, mulai dari Headline Animator, Buzz Boost, Email Subscription, Ping Shot, FeedCount, Socialize dan masih banyak lagi yang lainnya. Namun, kelebihan yang paling menonjol dan banyak di manfaatkan oleh Blogger di situs Feedburner ini adalah layanan email berlangganan atau biasa di kenal sebagai Email Subscription.

Sebelum Anda bisa menggunakan fitur email berlangganan dan fitur-fitur lainnya di Feedburner ini tentunya Anda perlu men-submit dan mendaftarkan blog Anda terlebih dahulu ke situs Feedburner, dimana cara pendaftarannya pun terbilang mudah dan cepat.

Selain gratis, layanan email berlangganan di Feedburner ini juga memiliki fitur yang cukup memadai untuk Anda gunakan sebagai senjata dalam mempromosikan konten terbaru kepada setiap pelanggan melalui email.

Email Subscription di Fedburner ini banyak memberikan kemudahan bagi setiap blogger dalam memanjakan para pelanggan mereka, khususnya untuk memberikan informasi dan update konten terbaru secara reguler yang bisa dikirim secara otomatis melalui email.

Artinya, setiap pengunjung yang sudah berlangganan email dari blog-blog favorit mereka melalui form email berlangganan ini, bisa menikmati update artikel ataupun konten terbaru yang bisa dibaca kapan saja dan dimana saja dengan mudah.

Oleh karena itu, layanan yang sangat powerfull dan telah disediakan gratis dalam Feedburner ini tidak boleh untuk disia-siakan. Apa saja fitur yang disediakan Feedburner terkait layanan email berlangganan ? Simak infonya di artikel ini.

mengenal fitur email berlangganan feedburner


#1. Subscription Management


Menu Subscription Management ini berisikan hal-hal yang berkaitan dengan kode dan format formulir berlangganan.  Selain itu Anda juga dapat menemukan informasi berharga lainnya terkait jumlah total pelanggan sekaligus fitur untuk melakukan pengelolaan terhadap pelanggan yang sudah berlangganan artikel via email tersebut.

Berikut adalah sedikit penjelasan yang bisa saya sampaikan tentang menu yang ada didalam Subscription Management.
  1. Kode Form berlangganan; Disini Anda telah disediakan kode html khusus untuk membuat dan menampilkan formulir email berlangganan di blog Anda. Kode ini bisa langsung Anda copy paste ke dalam widget html blogger dan dalam sekejap Anda sudah memiliki Form berlangganan via email di blog Anda.

    contoh form berlangganan yang dipasang di blog
    Contoh form modifikasi dari Feedburner yang dipasang di blog ini
  2. Kode Link berlangganan; Jika cara diatas Anda menggunakan kode formulir berlangganan yang bisa diletakkan kedalam widget blogger. Pada bagian ini, Anda dapat memilih jika hanya ingin menggunakan link sebagai tautan yang menuju ke formulir berlangganan melalui email.
  3. Manajemen Pelanggan; Dalam Subscriber Management (manajemen Pelanggan), Anda dapat melihat seluruh total pelanggan blog Anda yang sudah berlangganan artikel via email. Baik untuk pelanggan yang sudah verifikasi maupun untuk pelanggan yang belum memverifikasi email berlangganannya. Selain itu, Anda juga dapat mengatur untuk mengaktifkan langganan, menonaktifkan, ataupun menghapus satu atau lebih subscriber dengan mudah.

#2. Communication Preferences


Communication Preferences (Preferensi komunikasi) ini lebih ditujukan tentang bagaimana cara Anda berkomunikasi dengan calon pelanggan yang baru mendaftarkan diri sebagai pelanggan artikel di blog Anda melalui email.

Berikut adalah contoh pop up formulir yang disediakan Feedburner saat pengunjung ingin mendaftar dan berlangganan artikel terbaru via email setelah mengklik form email berlangganan yang dipasang di blog seperti pada gambar di #1 diatas.

Formulir dari feedburner untuk berlangganan artikel via email di blog

Cukup disayangkan tentang keterbatasan bahasa yang disediakan di formulir ini, membuat kita tidak bisa mengubahnya sesuai dengan keinginan.  Feedburner hanya menyediakan 7 bahasa pilihan yang bisa digunakan dan tidak termasuk bahasa Indonesia.

Ketika calon pelanggan Anda sudah mengisi dan memverifikasi captcha di formulir pendaftaran seperti pada contoh gambar diatas, secara otomatis Feedburner akan mengirimkan email kepada calon pelanggan untuk segera melakukan verifikasi.

Email verifikasi yang dikirimkan secara otomatis dari Feedburner normalnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa setelan awal, namun Anda bisa mengubah isi email  untuk verifikasi tersebut dengan menggunakan bahasa Indonesia (jika blog Anda berbahasa Indonesia), tentunya supaya lebih sopan, menarik dan bisa dipercaya, sehingga calon pelangganpun mau untuk berlangganan artikel di blog Anda.

Berikut adalah 2 settingan yang bisa dilakukan didalam menu Communication Preferences
  1. Setting alamat email balasan ; Settingan dasar untuk berkomunikasi antara Anda dengan pelanggan adalah dengan menggunakan email yang sama dengan email untuk login di Feedburner (biasanya pakai Gmail), namun Anda juga di berikan pilihan supaya bisa mengganti alamat email tersebut dengan alamat email lainnya yang sesuai dengan keinginan Anda.
  2. Isi body email konfirmasi dari calon pelanggan; Isi body email ini bisa Anda ubah dan sesuaikan dengan bahasa yang ingin Anda sampaikan saat pengunjung akan memverifikasi email berlangganan. Gunakan bahasa yang sopan dan menarik untuk memperbesar peluang agar calon pelanggan bersedia dan mau menjadi pelanggan artikel diblog Anda..

#3. Email Branding


Menu Email Branding adalah tempat Anda melakukan pengaturan format email yang akan dikirim ke setiap calon pelanggan blog Anda. Di menu ini Anda dapat melakukan pengaturan-pengaturan sederhana yang berkaitan dengan tampilan email.

Secara garis besar, Ada 4 pengaturan yang bisa Anda lakukan disini
  1. Mengatur email subject/title
  2. Memasang logo untuk branding blog Anda
  3. Mengatur ukuran dan jenis huruf yang digunakan
  4. Mengatur warna untuk Background atau pun warna huruf didalam email.

Namun sayangnya, setting dan pengaturan yang bisa dilakukan pada menu ini sangat sederhana sekali, sehingga tidak banyak yang bisa Anda lakukan untuk membuat email yang dikirim menjadi lebih keren dan menarik.


#4. Delivery option


Menu terakhir yang bisa Anda temukan didalam fitur Email Subscription di Feedburner ini adalah Delivery Option.

Delivery Option adalah menu yang bisa Anda gunakan untuk menjadwal waktu pengiriman email otomatis sesuai dengan jadwal yang sudah Anda tentukan sebelumnya.

Ada 2 setting yang bisa Anda lakukan didalam menu ini yaitu pengaturan zona waktu (timezone) dan satunya lagi adalah pengaturan jam pegiriman email.

Untuk timezone sebaiknya disesuaikan dengan lokasi dimana Anda berada, sedangkan untuk jam pengiriman, Anda bisa sesuaikan dengan jadwal yang tepat yang sekiranya pelanggan blog Anda bisa langsung membaca email yang telah dikirimkan.



Kesimpulan

Fitur Email Berlangganan di Feedburner ini memang menjadi salah satu favorit yang banyak digunakan blogger, khususnya untuk membantu dalam penyebaran konten terbaru melalui email berlangganan. Selain karena gratis, penggunaan fitur email berlangganan di Feedburner ini pun terbilang cukup mudah dan cepat.

Meskipun fitur email berlangganan di Feedburner ini bisa di bilang sederhana dan memiliki beberapa kekurangan terkait bahasa, namun jika dilihat dari kapasitasnya sebagai media promosi melalui email, fitur didalam Feedburner ini cukup ampuh untuk membantu Anda menemukan pelanggan-pelanggan potensial yang memang menyukai konten dan isi blog Anda.

Dengan begitu, diharapkan Anda semakin mudah dalam menentukan seperti apa tipe pengunjung yang menyukai blog Anda sekaligus mempermudah jenis konten yang diperlukan diblog agar lebih mengena dan tepat sasaran.

Demikianlah artikel tentang Mengenal Fitur Email Berlangganan di Feedburner ini bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.