Merencanakan tujuan ngeblog dengan SMART - Mengelola Blog

Merencanakan tujuan ngeblog dengan SMART

Mengelolablog.com - Jika pada artikel sebelumnya tentang Tips membuat rencana dan tujuan ngeblog tahun depan, kita menggunakan faktor keberhasilan serta kegagalan sebagai acuan untuk membuat tujuan ngeblog pada tahun berikutnya.

Maka, untuk melengkapi dan menambah ide bagi kamu yang serius untuk membuat rencana dan tujuan ngeblog di tahun 2016 nanti, kali ini saya akan menambahkan cara dan tips merencanakan tujuan ngeblog dengan metode SMART.

Membuat tujuan memanglah tidak mutlak membawa kita pada keberhasilan dalam aktivitas ngeblog. Mengapa ? karena banyak pula orang yang sukses ngeblog tanpa mengetahui apa itu metode SMART.

Lalu kenapa kita harus repot-repot menetapkan tujuan dan merencanakan ngeblog ? Karena penetapan tujuan akan membantu kamu lebih mudah meraih sukses pada aktivitas ngeblog.

Merencanakan tujuan ngeblog dengan SMART

Memang penetapan tujuan ini  bukanlah  sebuah keharusan, tapi penetapan tujuan akan banyak memberikan manfaat untuk mengatur ritme dan pola aktivitas ngeblog kita.


SMART ( Spesific, Measureable, Attainable, Relevant, Time-bond )


Diperkenalkan dan dideskripsikan oleh Paul J. Meyer (1929 - 2009), pendiri Succes Motivation Institute, didedikasikan untuk memotivasi orang dalam mengembangkan seluruh potensi yang mereka miliki.

Mencapai kesuksesan besar didalam industri asuransi dan banyak menuliskan buku-buku terkenal yang diantaranya berjudul Fortune, Faith & Family, Attitude is Everything, Forgiveness…the Ultimate Miracle, The 5 Pillars of Leadership, I Inherited a Fortune, and Unlocking Your Legacy.

Materi pelatihan kesuksesannya telah menginspirasi banyak kehidupan yang tak terhitung jumlahnya selama 50 tahun terakhir, dan  dari Yayasan nya saja, telah menyumbangkan puluhan juta untuk amal serta kementrian.

Salah satu metode yang digunakan untuk menetapkan sebuah tujuan yang masih terkenal hingga kini adalah metode SMART.


Apa yang dimaksud dengan SMART ?


Sebelum kita melangkah untuk membuat tujuan, maka kita perlu memahami apa yang dimaksud dengan SMART.

SMART merupakan sebuah singkatan yang cukup banyak digunakan untuk membantu dalam menentukan tujuan, baik itu usaha, hidup, maupun aktivitas lain serta berkaitan dengan mencapai tujuan/ sasaran. Berikut adalah deskripsi SMART.

S = Spesific (Khusus)

Spesifik disini mengandung makna bahwa penetapan tujuan harus memiliki nilai khusus, jelas dan fokus.

M = Measureable (terukur)

Measureable memiliki arti bahwa penetapan tujuan haruslah mengandung nilai-nilai yang bisa diukur dikemudian hari. Untuk mendapatkan kejelasan tujuan, seringkali digunakan nilai dalam bentuk angka sebagai tolok ukur keberhasilan mencapai tujuan.

A = Attainable (dapat dicapai)

Penetapan tujuan haruslah memiliki nilai dapat dicapai. Disesuaikan dengan kemampuan dan kapabilitas pembuat tujuan.

R = Relevant (relevan)

Penetapan tujuan haruslah relevan, disesuaikan dengan kondisi dan kenyataan, biasanya berdasar pada hasil evaluasi periode sebelumnya.

T = Time-based (kerangka waktu)

Penetapan tujuan haruslah memiliki kerangka dan batasan waktu terhadap hasil yang ingin dicapai, sehingga kita akan memiliki kejelasan terhadap hasil dan pencapaian aktivitas ngeblog tersebut.


Bagaimana kita memulai membuat tujuan ngeblog dengan metode SMART ?


Pahami dan kenali motivasi awal ketika kamu mulai ngeblog! Mengenali dan memahami kenapa kamu ngeblog dapat membantu kamu untuk menentukan tujuan ngeblog.

Banyak blogger ketika memulai kegiatan ngeblognya, disebabkan karena ia suka menulis, namun ada pula yang memulai kegiatan ngeblog karena ia mengetahui bahwa ngeblog bisa menghasilkan uang.

Ada pula blogger yang memulai ngeblog akibat gengsi karena tidak punya blog pribadi dan sering diolok-olok teman sekolahnya .

Penyebab-penyebab tersebut merupakan pemicu seseorang untuk mulai ngeblog. Dari sekian banyak blogger yang mampu bertahan, hanya blogger-blogger dengan tujuan dan motivasi kuatlah yang mampu untuk terus ngeblog.

Namun, hal ini tentu tidaklah berlaku absolut, banyak juga blogger-blogger yang awalnya iseng atau sekedar membuat blog akhirnya menjadi serius dalam mengelola blog mereka

Semua itu biasanya terjadi karena adanya pergeseran tujuan ketika ia mulai memahami manfaat dan hasil yang bisa diraih dari kegiatan ngeblog.

Disaat kamu mulai mengenali dan memahami kenapa kamu ngeblog, biasanya diiringi dengan munculnya tujuan. Tujuan inilah yang bisa kita olah untuk membentuk alur dan cara ngeblog menjadi lebih baik dimasa mendatang.
Sebagai contoh : Memulai ngeblog karena iseng ingin mencoba menulis. 
Dari kata mencoba menulis, disini tersirat makna bahwa kamu ingin bisa menjadi seorang penulis atau orang yang ingin meningkatkan keahlian dalam hal membuat tulisan.


Bagaimana mendeskripsikan tujuan ngeblog ?


Untuk mendeskripsikan dengan lebih terperinci terhadap tujuan dari mencoba menulis pada contoh diatas, kali ini saya menggunakan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar kata mencoba menulis tadi. berikut contoh pertanyaan yang bisa digunakan .

1. Apa yang akan kamu tulis ?

Apakah kamu akan menulis curhatan hati, menulis artikel SEO, kesehatan, menulis sesuatu hal berkaitan dengan hobi kamu jalan-jalan, main game, bongkar motor, atau topik artikel lainnya yang masih banyak tersebar untuk bisa kamu kembangkan.

Setelah menemukan apa fokus tulisan blog, kita akan melangkah ke pertanyaan berikutnya.

2. Seperti apa bahasa penyampaian dalam tulisan tersebut ?

Cara penyampaian dalam sebuah tulisan akan menentukan karakter tulisan dalam blog kamu. Ada 2 macam cara penyampaian melalui tulisan yang saya ketahui, yaitu formal dan non formal.

Formal disini artinya bahasa yang akan kamu gunakan sebagai bahan tulisan mengacu pada penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, sedangkan Non formal mengacu pada kebiasaan kita pada saat berbicara dan bercerita.

Jika blog yang sedang kamu kelola adalah curahan hati, tempat menuliskan unek-unek atau sekedar sebagai diary saja, tentu cara penyampaian dan penggunaan bahasanya akan lebih tepat menggunakan yang non-formal.

Begitu juga sebaliknya, jika penyampaian materi blog ini sifatnya pembelajaran, ilmu pengetahuan, dan tutorial, maka formal adalah pilihan yang lebih baik.

3. Kepada siapa tulisan tersebut akan kamu tujukan ?

Mengetahui siapa yang akan membaca tulisan kamu akan mempermudah kamu untuk memilih materi dan pola pengembangan yang diperlukan dalam penulisan.

Sebagai contoh saja, jika materi pelajaran SMU di berikan kepada pelajar kelas 1 sekolah dasar, maka materi tersebut sulit di terima oleh mereka, pun sebaliknya, pelajar SMU diberikan materi pelajaran kelas 1 sekolah dasar, akan sangat mungkin materi tersebut tidak diperhatikan dan akan dilewatkan begitu saja.

4. Bagaimana kamu mengetahui tulisan kamu baik atau kurang baik ?

Untuk menentukan baik atau kurang baiknya tulisan yang kamu buat , tentu kamu perlu melakukan evaluasi terhadap pembaca yang datang membaca artikel kamu serta perubahan yang terjadi saat kamu memperbaiki cara penulisan pada artikel berikutnya.

Mengetahui kekurangan dan kelebihan dari artikel yang sudah terbit dan melakukan perbaikan pada kekurangan serta meningkatkan kelebihan yang sudah ada, akan membantu kamu untuk menemukan metode penulisan yang cocok sehingga keahlian kamu dalam menulis akan meningkat tanpa kamu sadari.

5. Berapa lama waktu dibutuhkan untuk membuat tulisan yang baik ?

Kerangka waktu yang jelas akan sangat membantu kamu dalam melihat hasil dari tulisan. Selain itu dengan adanya kerangka waktu tersebut, setidaknya kamu akan segera menyusun langkah tentang bagaimana usaha yang diperlukan untuk memenuhi harapan kamu ketika mencoba menulis.

Misalnya, kamu akan menyanggupi untuk menulis artikel dalam waktu 2 jam saja. Kemudian kamu mulai menulis artikel dan memperhatikan penggunaan waktu. Mungkin pada saat pertama kali, tulisan yang baik tersebut, bisa memakan waktu 3 sampai 4 jam.

Namun, setelah kamu rutin menulis dan menulis, artikel dengan kategori baik, bisa selesai dalam waktu kurang dari 2 jam. Maka hasil ini akan menjadi pencapaian yang bisa kamu gunakan untuk membuat tulisan yang baik tersebut diwaktu mendatang.

6. Berapa jumlah artikel yang akan kamu tulis ?

Jumlah ini akan membantu kamu dalam penerapan dan penggunaan jadwal waktu yang kamu jalani dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, jumlah ini akan menentukan tingkat keberhasilan yang akan dijalani nanti.

Sebagai contoh kita akan menetapkan artikel dalam satu tahun berjumlah 60 artikel saja. Pada akhir kurun waktu, jika artikel terbit berjumlah 60 artikel, maka penetapan tujuan yang kamu lakukan berhasil, begitu juga sebaliknya.

Pertanyaan-pertanyaan diatas dapat kamu kembangkan sendiri sesuai dengan kebutuhan topik blog yang kamu kelola. Dari uraian pertanyaan tersebut diatas , maka kita akan menemukan tujuan yang ingin kita capai secara jelas. Berikut adalah contoh tujuan yang saya dapatkan dari uraikan pertanyaan diatas
Saya ingin mencoba menulis artikel bertopik SEO pada blogspot dalam waktu 1 tahun, berjumlah 60 artikel dengan menggunakan bahasa formal, yang ditujukan kepada blogger-bloger pemula  yang ingin memperdalam teknik SEO di blogspot  dengan rentang umur sekitar 19-28 tahun.


Bagaimana uraian penetapan tujuan ngeblog dengan metode SMART?


Dari uraian tersebut pada contoh paragraf sebelumnya, kita bisa melakukan penyelarasan tujuan  dengan metode SMART yang sudah kita bahas tadi, berikut adalah contoh hasil penerapan tujuan dengan metode SMART berdasarkan contoh diatas.

1. Dilihat dari sudut Spesific (S)

Penetapan tujuan ngeblog jika kita lihat dari sudut spesifik, maka Nilai khususnya adalah menulis artikel dengan topik-topik seputar SEO di blogspot, (artikel ditujukan khusus untuk blogger pemula dengan rentang umur 19-28 tahun).

2. Dilihat dari sudut Terukur/Measureable (M)

Nilai ukuran yang digunakan pada contoh disini adalah;  jumlah artikel sebanyak 60 artikel selama 1 tahun, dan jika dikalkulasi, maka setidaknya dalam 1 bulan 5 artikel bertopik SEO akan terbit. (menurut saya secara pribadi, 5 artikel dalam 1 bulan masih cukup relevan untuk diselesaikan).

Artinya penetapan tujuan ngeblog tersebut sudah terukur dan diperkirakan bisa diselesaikan sesuai dengan rencana jumlah artikel sebanyak 60 artikel.

3. Dilihat dari sudut Dapai dicapai/Attainable (A).

Jika dalam 1 bulan membutuhkan 5 artikel bertopik SEO yang bisa kita selesaikan, maka ukuran 60 artikel dalam satu tahun menurut perhitungan saya (jika tidak ada halangan/kejadian  yang memberatkan), maka 60 artikel tersebut bisa dicapai.

4. Dilihat dari sudut Relevansi/Relevant (R)

Ukuran relevansi ini saya contohkan berdasarkan pengetahuan yang dimiliki si empunya blog.  Jika seorang montir, maka topiknya akan bertema perbaikan kendaraan, sedangkan pada contoh disini adalah seseorang yang berusia 19-28 tahun, sedang kuliah atau sebagai pekerja muda yang menyukai dunia ngeblog dan tulis menulis.

Maka penetapan tujuan untuk menulis artikel dengan topik SEO pada blogspot ini akan sangat relevan dan bisa dicapai.

5. Dilihat dari sudut Waktu/Time-base  (T)

Ukuran keberhasilan tujuan akan di tentukan dan dibatasi dalam waktu tertentu, jika pada contoh disini, saya menggunakan waktu selama satu tahun untuk bisa menyelesaikan 60 artikel bertopik SEO pada blogpsot.

Jika pada akhir periode 1 tahun berjalan, artikel yang diterbitkan hanya 45 artikel saja, artinya kita belum berhasil mencapai tujuan yang sudah kita canangkan sebelumnya.

Pun sebaliknya, jika artikel tersebut melebihi 60 artikel, misalnya 80 artikel, maka penetapan tujuan yang kita lakukan sebelumnya masih berada dibawah kemampuan kita.

Disinilah peran evaluasi dapat membantu kita untuk menemukan perbaikan dan peningkatan produktivitas berdasarkan hasil tujuan yang sudah kita jalani.

Baca juga : 5 fase analisa blog yang perlu kamu ketahui


Kesimpulan


Metode SMART hanyalah salah satu dari sekian banyak metode yang digunakan untuk menetapkan tujuan sebuah aktivitas demi tercapainya keberhasilan aktivitas tersebut. Metode ini cukup banyak mengantarkan individu ataupun usaha menuju ke gerbang keberhasilan.

Namun semua metode yang diterapkan untuk menetapkan tujuan tidak akan pernah berdampak jika kita tidak pernah konsisten, disiplin dan fokus terhadap tujuan yang akan kita raih, semua kembali kepada diri masing-masing yang sudah tentu sangat berbeda antara satu dengan lainnya. Bagaimana dengan perencanaan ngeblog kamu tahun depan ?

No comments:

Post a Comment