#7 kesalahan saat mendesain tampilan blog - Mengelola Blog

#7 kesalahan saat mendesain tampilan blog

Sebuah fenomena ngeblog yang sulit dilepaskan bagi seorang blogger selain urusan traffik adalah desain template. Mulai dari pasang template bawaan Blogspot sampai membeli template premium pun akan dilakoni demi memenuhi kepuasan dan hasrat batin yang umumnya bersifat sementara.

Pun setelah template premium terbeli, bongkar sana dan sini pun pasti tidak terelakkan lagi.

Merasa kurang cocok dengan fontnya, spacenya terlalu lebar, marginnya terlalu ke kanan, atau gambarnya tidak mau tampil di beberapa tipe halaman, semakin menyita waktu sehingga konten utama yang seharusnya dibuat akan terlewatkan.

7 kesalahan saat mendesain template blog

Ya, itulah beberapa hal yang umumnya terjadi antara blogger dengan templatenya, pun termasuk diri saya sendiri.

Ada sebuah keasyikan tersendiri saat berkutat dengan kode-kode template, bahkan ketika kita mulai mendalami lebih jauh lagi tentang bagaimana kode itu bekerja dan berinteraksi dalam sebuah laman blog. Rasa pusing dan penat akan terbayar dengan kepuasan ketika kode dengan desain yang ditampilkan sesuai keinginan kita sebelumnya.

Namun, kepuasan tersebut akan segera pupus bila dalam waktu beberapa hari terjadi penurunan traffik pengunjung organik yang cukup signifikan, katakanlah lebih dari 50% jumlah pengunjung blog berkurang.

Nah, disinilah diperlukan kejelian kita saat mendesain ulang tampilan blog. Berikut adalah daftar 7 kesalahan desain blog yang dapat mengganggu interaksi pengunjung.


1. Tidak ada kotak pencarian


Ketika isi konten didalam blog sudah berjumlah lebih dari puluhan, kotak pencarian adalah hal yang wajib ada dalam desain tampilan.

Alasannya simple, agar pengunjung dapat segera menggunakan kotak pencarian kapan pun mereka perlukan guna menemukan sesuatu yang spesifik. Beberapa orang bahkan menggunakan kotak pencarian untuk menavigasi situs web.

Jika kita tidak memiliki kotak pencarian yang mudah terlihat di blog , pengunjung bisa saja menjadi kecewa karena merasa sulit untuk menemukan konten spesifik yang mereka cari, sehingga ia pergi meninggalkan blog kita.


2. Tidak ada list Arsip / Sitemap


Sangatlah penting untuk memiliki sebuah halaman di mana pengunjung dapat menelusuri semua posting Anda.

Salah satunya adalah penyediaan daftar isi blog atau juga disebut arsip blog. Penggunaan halaman ini akan semakin meningkatkan usability dan pengalaman pengguna yang lebih baik sehingga akan meningkatkan kepuasan pengunjung ketika berada di blog kita.


3. Navigasi yang sulit dan kompleks


Usahakan untuk membuat struktur navigasi blog yang sesederhana mungkin. Hal ini haruslah melibatkan penggunaan bilah navigasi utama yang setidaknya memiliki tautan balik ke beranda di semua laman internal, contohnya seperti penggunaan label dan pages.

Sebisa mungkin hindarilah menggunakan menu drop-down apalagi yang memiliki sub menu - sub menu tambahan yang akan semakin membingungkan pengunjung.

Baca juga : Cara membuat navigasi blog yang baik


4. Penggunaan font yang sulit dibaca


Jika pengunjung tidak bisa membaca konten dengan nyaman, pasti mereka akan menuju ke tempat lain. Pastikan font dan huruf pada desain blog Anda cukup besar, jarak antar huruf yang nyaman dipandang sehingga tampilannya memiliki ruang kosong yang cukup untuk mengelilingi konten. Hal tersebut dapat memberikan relaksasi pada mata pengunjung untuk sejenak beristirahat.

Dengan memperhatikan hal tersebut lebih seksama, utamanya yang menyangkut kenyamanan pengunjung saat membaca dan melihat konten maka tingkat bounce rate yang kecil bisa diraih.


5. Link tersembunyi


Hyperlink adalah pondasi dasar navigasi sebuah blog, oleh karena itu hyperlink haruslah selalu mudah dikenali.

Berikanlah garis bawah pada setiap tampilan hyperlink, atau jika Anda tidak menyukai adanya garis bawah pada setiap hyperlink, pastikan untuk memberikan perbedaan warna yang menonjol agar pengunjung dapat mengetahui apakah itu tautan atau bukan.


6. Terlalu banyak iklan


Ingin cepat menghasilkan uang dari blog adalah hal yang wajar, namun memasang iklan dan menjejalinya dengan jumlah yang banyak diseluruh tampilan halaman blog bukan hanya akan mengurangi penghasilan, namun akan mengurangi jumlah kunjungan akibat banyak pengunjung yang umumnya menghindari segala bentuk iklan.

Untuk bisa menghasilkan uang, blog harus memiliki lalu lintas berkualitas, dan terlalu banyak iklan akan mengurangi lalu lintas berkualitas tersebut. Mulailah dengan sesedikit mungkin iklan kemudian fokuslah untuk membangun traffik pengunjung yang berkualitas terlebih dahulu.


7. Banyaknya badges, button ataupun widgets yang tidak diperlukan


Ini adalah kesalahan umum lainnya yang sering dilakukan oleh banyak Blogger pemula. Kemudahan menambah dan mengurangi widget, badges, button atau apapun itu kedalam sisi kanan kiri konten utama menjadikan bilah kanan dan kiri penuh dengan hal-hal yang belum tentu dibutuhkan pengunjung.

Kebanyakan, sebagian besar item tersebut tidak akan menambah nilai pengunjung malah bisa mengacaukan desain, dan mungkin juga mengarahkan lalu lintas pengunjung keluar dari blog Anda.


Kesimpulan

Desain tampilan blog sudah selayaknya memberikan manfaat bagi setiap pengunjung yang datang. Penyedian kotak pencarian, font yang mudah dibaca, navigasi yang mudah dipahami pengunjung, dan hal - hal lainnya yang sudah saya sebutkan diatas mampu untuk meningkatkan jumlah kunjungan karena kemudahan yang Anda sediakan di setiap elemen dan tampilan blog.

Kenyamanan dan keamanan yang diberikan setidaknya akan membuat pengunjung yang pernah masuk akan dengan mudah untuk kembali berkunjung karena pengalaman yang baik sudah membekas di benak pengunjung tersebut.

Demikianlah artikel tentang #7 kesalahan saat mendesain tampilan blog ini saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat.

4 comments:

  1. mantap artikelnya..saya sampai sekarang belum bisa masang atribut blog..bisa di bantu Gan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebetulan saya juga baru bisa edit2 yg sudah jadi aja mas. Biasanya yg saya buat praktek ya template yg disediakan blogspotnya.

      Itu juga belajarnya otodidak aja melalui klik kanan menu inspeksi.

      Selebihnya trial error, malah banyakan errornya XD

      Delete
  2. Wah harus sering berguru kemari saya, biar gak otodidak melelu belajar ngeblog.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk kita sama-sama belajar mas kojek, btw terima kasih kunjungan dan komentarnya :)

      Delete