3 Hal ini bisa menarik perhatian pengunjung medsos ke blog kamu !! Yuk cari tau . .

Melihat isi timeline media sosial tanpa saya sadari telah menjadi satu cara saya untuk menemukan ide dan menjadikannya artikel di blog mengelolablog ini.

Bahkan terkadang permainan "fast scrolling" pun saya lakukan, yaitu dengan cara men-scroll layar secepat-cepatnya kemudian mengklik layar guna menghentikan scroll sekaligus masuk ke situs yang linknya ter-klik.

Kalau begini caranya sih untung-untungan juga, namanya aja sekedar iseng dan coba-coba. Yang enaknya nih jika pas berhenti masuknya ke situs yang isi kontennya bagus, tapi kalau pas ketemu konten yang ternyata isinya kurang menarik, akhirnya tombol "back to previous page" pun berlaku.

3 hal penarik perhatian pengunjung medsos

Memperhatikan satu persatu konten yang di bagikan kemudian menscroll lagi kebawah untuk melihat lagi konten lainnya, menjadi perilaku yang memang jamak dilakukan saat menggunakan smartphone.

Meskipun begitu, ternyata tidak semua konten yang terlihat di timeline medsos itu menarik untuk diklik dan dibaca.

Dan dari situlah akhirnya saya mulai menyimpulkan bahwa ada hal-hal yang terkait dengan tampilan konten saat dishare yang juga kenyataannya bisa menarik perhatian orang lain supaya mengklik konten yang ada di timeline tersebut.

Berikut adalah 3 hal yang bisa menarik perhatian pengunjung medsos menurut versi saya, yang mungkin bisa di terapkan pada settingan blog supaya konten yang dishare bisa menarik orang lain untuk segera membacanya.


1. Gambar didalam konten


Sejumlah penelitian mengemukakan fakta bahwa otak manusia memproses gambar 60.000 kali lebih cepat dari teks, dan 90 persen informasi yang dikirimkan ke otak bersifat visual. (www.t-sciences.com)

Sedangkan dari situs Adweek.com menerangkan bahwa adanya gambar yang relevan dalam konten bisa menerima penayangan 94 persen lebih banyak dibandingkan konten yang tidak ada gambarnya.

ini artinya, gambar dalam postingan blog bisa di manfaatkan sebagai suatu alat yang berfungsi untuk menarik perhatian sekaligus untuk meningkatkan jumlah pageviews halaman.

Istilahnya menurut saya, gambar yang relevan dalam konten tersebut bisa menjadi iklan untuk konten itu sendiri.

Baca juga: Cara memilih gambar yang cocok untuk postingan blog

Nah, kalau lagi browsing di media sosial, kemudian melihat konten yang dibagikan memiliki gambar relatif enak dipandang dan bagus, biasanya saya akan menjadikan hal ini sabagai satu indikator bahwa konten tersebut menarik untuk dilihat nantinya.

Lho kok nantinya ?

Iyalah kan masih ada kriteria lainnya selain gambar yang menjadi perhatian saya ketika memutuskan untuk melihat atau tidak konten yang dibagikan tersebut.


2. Judul konten


Kriteria kedua selain gambar agar konten blog yang dibagikan bisa menarik perhatian pengguna media sosial tersebut adalah judul konten.

Judul konten yang paling baik menurut saya untuk media sosial adalah judul konten yang memiliki potensi untuk diviralkan (contoh penggunaan judul viral ini mungkin bisa kamu lihat pada situs-situs besar macam hipwee, pulsk atau malesbanget dot com).

Meskipun seringnya judul viral ini (yang menurut saya) banyak bertentangan dengan format judul SEO friendly, namun untuk menggali lebih banyak pengunjung dari media sosial, maka penggunaan judul yang viral adalah hal tepat yang bisa dilakukan untuk menarik perhatian pengguna medsos tersebut.

Jadi kalau dipikir-pikir, dalam menentukan judul postingan ada baiknya kita perlu menentukan terlebih dahulu postingan tersebut cenderung dibagikan dimana.

Jika sasarannya adalah pengunjung dari search engine maka tipe judul SEO friendly lah yang kita pakai, namun jika sasarannya pengunjung media sosial maka judul viral adalah pilihan bijak.


3. Deskripsi konten


Nah deskripsi konten ini juga merupakan salah satu hal yang bisa menarik perhatian pengunjung.

Namun sepengetahuan saya, format deskripsi yang ditampilkan saat konten dishare sangat tergantung dari setting yang dilakukan pada template blog Anda.

Ada deskripsi yang menggunakan kalimat pertama postingan, ada juga yang menggunakan meta deskripsi sebagai deskripsi konten.

Terlepas dari hal diatas, deskripsi konten bisa diibaratkan sebagai "teaser" nya alias penggodanya. Saya sendiri sering membaca deskripsi konten terlebih dahulu ketika ingin mengklik konten yang dibagikan.

Jika deskripsi konten yang disajikannya relevan biasanya langsung saya baca, namun jika tidak relevan seringnya sih saya lewati.


Kesimpulan

Perilaku serta keinginan untuk mengklik dan masuk kedalam konten yang dibagikan di media sosial menurut saya sangat tergantung dari ketiga hal tersebut diatas.

Gambar yang menarik dan relevan, Judul konten yang viral ditambah dengan deskripsi konten yang memang sesuai dengan isi, akan membuat penasaran orang yang melihat, sehingga mempengaruhinya untuk segera mengklik konten tersebut.

Dengan begitu, potensi klik pun akan semakin besar dan menambah jumlah kunjungan pada konten yang dibagikan tersebut. Demikianlah artikel 3 hal yang bisa menarik perhatian orang terhadap blog kamu, semoga bermanfaat

Berlangganan Artikel Via Email :